Ratusan Prajurit Amerika Mulai Membelot, Muak dengan Pembantaian Siswi SD di Minab

Bernadette Sariyem

Selasa, 10 Maret 2026 | 17:52 WIB
Ratusan Prajurit Amerika Mulai Membelot, Muak dengan Pembantaian Siswi SD di Minab
Ilustrasi - Prajurit Amerika Serikat yang mati dalam peperangan.
baca 10 detik
  • Peningkatan eskalasi perang melawan Iran memicu lonjakan pembelotan dan penolakan pengerahan di tubuh militer Amerika Serikat.
  • Organisasi nirlaba Center on Conscience & War mencatat banyak panggilan dari tentara AS yang menolak tugas perang ke Iran.
  • Sentimen negatif tentara dipicu oleh serangan kemanusiaan di Minab dan ancaman risikonya akibat balasan presisi militer Iran.

Suara.com - Gelombang pembelotan dalam tubuh militer Amerika Serikat dilaporkan meningkat tajam, seiring dengan eskalasi perang melawan Iran.

Center on Conscience & War,  organisasi nirlaba yang membantu para penentang perang (conscientious objectors), mengungkapkan bahwa saluran telepon mereka terus berdering tanpa henti karena banyaknya tentara AS yang menolak dikerahkan ke medan tempur.

Direktur Eksekutif organisasi tersebut, Mike Prysner, menyatakan melalui media sosial X bahwa terdapat penentangan keras terhadap perang Iran di kalangan prajurit aktif.

Ia bahkan membandingkan mobilisasi pasukan kali ini dengan penolakan besar-besaran saat invasi AS ke Irak pada tahun 2003 silam.

“Telepon kami terus berdering tanpa henti. Jauh lebih banyak unit yang baru saja diaktifkan untuk pengerahan ke Iran., daripada yang diketahui publik,” tulis Mike Prysner dalam keterangannya, dikutip dari Middle East Eye, Selasa (10/3/2026).

Laporan ini muncul di tengah spekulasi bahwa pemerintahan Donald Trump sedang mempertimbangkan mobilisasi pasukan yang lebih luas.

Pekan lalu, Middle East Eye melaporkan bahwa AS tengah mempertimbangkan untuk mengirim pasukan khusus ke daratan Iran.

Namun, di lapangan, tanda-tanda ketidaksiapan militer mulai terlihat, setelah Angkatan Darat membatalkan latihan tempur besar bagi prajurit dari Divisi Lintas Udara ke-82, sebuah unit elite spesialis pertempuran darat.

Isu Wajib Militer Kembali Menghantui

baca juga

Kekurangan personel dan masifnya penolakan dari tentara aktif, memicu isu sensitif di publik Amerika: kembalinya wajib militer.

Dalam wawancara dengan Fox News, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, menolak untuk mengesampingkan kemungkinan AS akan menghidupkan kembali sistem wajib militer.

Sebagai informasi, terakhir kali Amerika Serikat memaksa warganya untuk ikut berperang adalah pada Desember 1972, selama bulan-bulan terakhir Perang Vietnam yang kelam.

Jika kebijakan ini benar-benar diambil, maka eskalasi perang di Iran akan menjadi babak baru yang sangat tidak populer bagi pemerintahan Trump.

Center on Conscience & War menyebutkan, mereka dibanjiri panggilan telepon karena kekhawatiran bahwa pemerintahan Trump bersiap mengerahkan pasukan dalam jumlah masif ke Iran.

Penentangan ini disebut jauh lebih luas daripada yang diberitakan oleh media arus utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal 'Kiamat' Iran Gempur Israel, Berat Hulu Ledak 1 Ton

Rudal 'Kiamat' Iran Gempur Israel, Berat Hulu Ledak 1 Ton

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 17:10 WIB

The Economist Kritik Habis Trump: Perang Anda Melawan Iran Tak Akan Berhasil

The Economist Kritik Habis Trump: Perang Anda Melawan Iran Tak Akan Berhasil

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 17:08 WIB

Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia

Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:51 WIB

Analis: Perang Iran Tak Kunjung Usai, Siapa yang Paling Untung?

Analis: Perang Iran Tak Kunjung Usai, Siapa yang Paling Untung?

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:47 WIB

Lautan Manusia Saksikan Sumpah Setia Mojtaba Khamenei Pemimpin Revolusi Islam Baru di Teheran

Lautan Manusia Saksikan Sumpah Setia Mojtaba Khamenei Pemimpin Revolusi Islam Baru di Teheran

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

8 Beda Syarat Jadi Wapres di Indonesia dan Iran, Berapa Usia Minimal?

8 Beda Syarat Jadi Wapres di Indonesia dan Iran, Berapa Usia Minimal?

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:33 WIB

Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara

Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:26 WIB

Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis

Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:22 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×