Baca 10 detik
- Ali Larijani secara tegas memperingatkan Donald Trump bahwa bangsa Iran tidak takut pada gertakan kosong, bahkan mengancam balik eksistensi sang presiden AS.
- Peringatan ini dipicu ancaman Trump di Truth Social yang akan menyerang Iran 20 kali lebih keras jika jalur pasokan minyak di Selat Hormuz berani ditutup.
- Perang terus berkecamuk sejak AS dan Israel membunuh Ayatollah Ali Khamenei pada Februari lalu, memicu aksi saling serang rudal secara masif.
Sebagai bentuk balasan yang sepadan, angkatan bersenjata Teheran tidak tinggal diam dan langsung meluncurkan berbagai operasi untuk mencapai kubu musuh.
Gelombang serangan rudal dan pesawat tak berawak milik Iran kini terus menargetkan AS serta Israel di wilayah pendudukan maupun posisi pangkalan regional.