Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 11 Maret 2026 | 14:39 WIB
Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya
Kilang minyak di gurun yang direbut dan dijaga oleh militer. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • AS berencana melonggarkan sanksi minyak terhadap beberapa negara sebagai respon cepat kenaikan harga global pasca serangan ke Iran.
  • Presiden Trump melakukan diskusi konstruktif selama satu jam dengan Presiden Putin membahas Iran serta sinkronisasi penanganan krisis energi dunia.
  • Adanya ambisi AS untuk mengontrol cadangan minyak besar Iran dan Venezuela bertujuan melemahkan posisi ekonomi geopolitik China.

Suara.com - Situasi ekonomi energi dunia sedang berada di titik yang sangat labil setelah serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada akhir Februari lalu.

Lonjakan harga minyak yang tidak terkendali membuat Washington mulai memutar otak untuk menstabilkan pasar global.

Bahkan, muncul sinyal kuat bahwa AS bersedia melonggarkan sanksi terhadap beberapa negara demi menurunkan beban harga energi yang semakin menghimpit.

Berikut adalah lima fakta penting yang perlu Anda ketahui mengenai kondisi ini berdasarkan perkembangan terbaru.

Trump Berencana Mencabut Sebagian Sanksi Minyak

Dalam sebuah konferensi pers terbaru, Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa Amerika Serikat berencana untuk melepaskan atau memberikan pengecualian (waive) pada sanksi terkait minyak terhadap negara-negara tertentu.

Langkah ini diambil sebagai upaya darurat untuk menekan harga energi yang melonjak pasca-agresi militer ke Iran.

Sputnik Globe mencatatkan bahwa Trump bahkan memberikan isyarat bahwa setelah sanksi-sanksi tersebut dicabut, ada kemungkinan AS tidak akan memberlakukannya kembali jika perdamaian telah pulih di kawasan tersebut.

Diplomasi Telepon Satu Jam dengan Putin

baca juga

Di tengah memanasnya isu energi, Donald Trump berinisiatif untuk menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin selama kurang lebih satu jam.

Pembicaraan ini digambarkan bersifat bisnis dan konstruktif, dengan fokus utama pada konflik di Iran serta upaya perdamaian di Ukraina.

Mengingat Rusia adalah pemain besar dalam pengapalan minyak global, komunikasi rutin ini dipandang banyak pihak sebagai upaya sinkronisasi untuk menangani krisis energi dunia.

Harga Minyak Naik Akibat Faktor Buatan

Trump mengakui bahwa harga minyak mengalami kenaikan secara artifisial setelah serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari lalu.

Meskipun ia mengklaim operasi militer tersebut sebagai sebuah kesuksesan, ia menyadari bahwa tindakan tersebut secara otomatis memicu gejolak harga di pasar.

Kini, fokus utama Gedung Putih adalah memastikan harga minyak tidak terus melambung lebih tinggi dari perkiraan awal agar tidak merusak stabilitas ekonomi domestik mereka sendiri.

Ambisi Menguasai Cadangan Minyak Dunia

Menurut Tehran Times, Senator Republik Lindsey Graham secara blak-blakan menyebut konflik ini sebagai sebuah investasi yang bagus bagi Amerika Serikat. Ia menyoroti fakta bahwa Iran dan Venezuela secara gabungan memiliki sekitar 31 persen dari cadangan minyak dunia yang diketahui.

Graham menyatakan bahwa AS ingin menjalin kemitraan strategis untuk mengontrol cadangan raksasa tersebut, yang jika berhasil, diklaim akan mendatangkan keuntungan finansial yang sangat besar bagi Washington.

Target Melemahkan Ekonomi China

Di balik isu nuklir, ada motif geopolitik besar untuk menyulitkan posisi China. Senator Graham menyebut penguasaan atas cadangan minyak Iran dan Venezuela sebagai mimpi buruk bagi China.

Sebagai pengimpor minyak terbesar, China sangat bergantung pada stabilitas pasokan energi dari kawasan tersebut. Dengan mengendalikan keran minyak di negara-negara tersebut, AS berharap dapat memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam persaingan ekonomi global melawan Negeri Tirai Bambu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan ke Pulau Mungil Ini Akan Lumpuhkan Iran, Mengapa Belum Dilakukan AS dan Israel?

Serangan ke Pulau Mungil Ini Akan Lumpuhkan Iran, Mengapa Belum Dilakukan AS dan Israel?

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:23 WIB

Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir

Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:22 WIB

Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran

Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:21 WIB

Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam

Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:21 WIB

Pernyataan Pihak Iran Benjamin Netanyahu Tewas dengan Luka Parah

Pernyataan Pihak Iran Benjamin Netanyahu Tewas dengan Luka Parah

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka

Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya

Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:57 WIB

Sunscreen Tanpa White Cast Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal untuk Wajah Mulus

Sunscreen Tanpa White Cast Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal untuk Wajah Mulus

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:55 WIB

Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa

Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:50 WIB

3 Cara Mengecek Smartwatch Anti Air, Teliti Sebelum Beli

3 Cara Mengecek Smartwatch Anti Air, Teliti Sebelum Beli

Tekno | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:41 WIB

Kepengurusan Golkar Riau Disahkan, Ketua Yulisman: Tak Usah Sikut-sikutan

Kepengurusan Golkar Riau Disahkan, Ketua Yulisman: Tak Usah Sikut-sikutan

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:33 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:30 WIB

Prabowo Sebut Pengkritik Londo Ireng: Narasi Kecurigaan yang Terus Berulang

Prabowo Sebut Pengkritik Londo Ireng: Narasi Kecurigaan yang Terus Berulang

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:25 WIB

Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara

Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara

Sulsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:18 WIB

Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja

Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja

Kalbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:14 WIB

×