Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:49 WIB
Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi
Benjamin Netanyahu (iG Benjamin Netanyahu)
  • Informasi kematian Benjamin Netanyahu pada 4 Juli 2025 terbukti hoaks dan tidak berdasar.

  • Video klaim serangan rudal Iran tidak sesuai dengan fakta aktivitas diplomatik resmi Netanyahu.

  • Netanyahu terpantau masih beraktivitas menjalankan pertemuan dengan Donald Trump dan berkomunikasi dengan Paus.

Suara.com - Jauh sebelum Benjamin Netanyahu dikabarkan tewas baru-baru ini, jagat media sosial pernah digemparkan oleh persebaran video singkat yang memicu perdebatan panas antar netizen yang menyebutkan Benjamin Netanyahu meninggal dunia atau Benjamin Netanyahu tewas.

Tayangan berdurasi satu menit tersebut menyebar secara masif melalui platform Facebook serta kanal YouTube awal Juli 2025.

Narasi yang dibangun dalam konten visual itu menyebutkan bahwa sosok nomor satu di Israel telah mengembuskan napas terakhir.

Secara spesifik, pengunggah video mengklaim bahwa Benjamin Netanyahu dinyatakan meninggal dunia tepat pada tanggal 4 Juli 2025.

Publik dibuat terkejut karena video itu menampilkan kolase foto sang Perdana Menteri berdampingan dengan simbol bendera negaranya.

Dikutip dari Antaranews, cuplikan tersebut bahkan berani menampilkan momen yang diklaim sebagai prosesi sakral penguburan jenazah pemimpin besar Israel tersebut.

Penyebab kematiannya pun disebutkan secara dramatis yakni akibat gempuran senjata jarak jauh yang diluncurkan oleh pihak militer Iran.

Pesan yang menyertai video itu menuliskan klaim yang cukup detail mengenai skenario kehancuran yang terjadi di jantung pertahanan.

“Detik-detik penguburan Netanyahu Netanyahu Tewas, setelah rudal iran bertubi tubi menyapu bersih gedung2 dan markas para petinggi israil, netanyahu di kabarkan ada di sana menggelar rapat bersama para pejabat tinggi militer nya.”

Begitulah isi pesan provokatif yang berusaha meyakinkan masyarakat luas mengenai peristiwa besar yang sebenarnya tidak pernah terjadi.

Namun bagi masyarakat yang jeli, kebenaran dari klaim kematian Benjamin Netanyahu pada tanggal 4 Juli 2025 tersebut patut untuk dipertanyakan kembali.

Hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan tidak ada satupun pernyataan resmi yang dirilis oleh Kantor Perdana Menteri Israel terkait kabar duka.

Saluran media massa internasional yang memiliki kredibilitas tinggi pun tidak memberitakan kabar kematian yang seharusnya menjadi berita utama dunia.

Sebaliknya, bukti-bukti otentik justru menunjukkan bahwa sang pemimpin masih menjalankan agenda kenegaraan seperti sedia kala di bulan tersebut.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa setelah tanggal 18 Juli 2025, aktivitas diplomasi Benjamin Netanyahu masih berjalan dengan sangat intens.

Melalui platform media sosial X, otoritas resmi Israel membagikan informasi mengenai interaksi penting yang dilakukan oleh pemimpin mereka.

Tercatat bahwa Netanyahu melakukan komunikasi diplomatik dengan Paus Leo untuk merespons situasi sensitif yang terjadi di wilayah Jalur Gaza.

Langkah komunikasi ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden serangan yang berdampak pada Gereja Katolik Keluarga Kudus.

Selain interaksi dengan pemimpin agama, agenda perjalanan luar negeri juga menjadi bukti kuat bahwa kondisi kesehatan Netanyahu baik-baik saja.

Berdasarkan laporan dari kantor berita Reuters, Netanyahu terlihat menghadiri pertemuan formal di Amerika Serikat pada tanggal 8 Juli 2025.

Pertemuan tersebut dilakukan bersama Presiden Donald Trump di Gedung Putih guna membahas kerja sama strategis antara kedua negara sekutu.

Kehadiran fisik Netanyahu di Washington menjadi bukti mutlak yang mematahkan segala spekulasi mengenai berita kematiannya empat hari sebelumnya.

Dengan adanya rangkaian fakta-fakta perjalanan dinas ini, maka klaim kematian akibat serangan Iran otomatis gugur di mata publik.

Masyarakat dihimbau untuk selalu melakukan verifikasi ulang terhadap konten-konten provokatif yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas.

Oleh sebab itu, dapat dipastikan bahwa narasi mengenai meninggalnya Benjamin Netanyahu pada 4 Juli 2025 adalah informasi yang sepenuhnya keliru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka

Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:26 WIB

Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel

Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 04:34 WIB

Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!

Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 23:00 WIB

Terkini

DPRD DKI Minta RDF Rorotan dan Bantargebang Dioptimalkan Jelang Larangan Open Dumping

DPRD DKI Minta RDF Rorotan dan Bantargebang Dioptimalkan Jelang Larangan Open Dumping

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:50 WIB

Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza

Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:48 WIB

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:05 WIB

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:32 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:20 WIB

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB