Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI

Vania Rossa

Kamis, 12 Maret 2026 | 14:47 WIB
Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI
Pengamat politik dan militer Universitas Nasional, Selamat Ginting di Podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
baca 10 detik
  • Instruksi Siaga 1 Panglima TNI, tertanggal 1 Maret 2026, meliputi pengamanan objek vital, pengawasan udara/laut, dan perlindungan WNI.
  • Pengamanan objek vital seperti bandara, pelabuhan, dan fasilitas energi diperketat karena ancaman bisa berupa perang siber atau psikologis.
  • TNI juga fokus meningkatkan pengawasan wilayah udara, laut, serta koordinasi intelijen untuk melindungi WNI di kawasan konflik luar negeri.

“Dalam perspektif militer, sistem pertahanan udara merupakan salah satu elemen utama di dalam menjaga kedaulatan wilayah,” katanya.

Pengawasan laut juga diperkuat mengingat potensi sabotase terhadap jalur pelayaran maupun infrastruktur energi di wilayah perairan Indonesia. Ancaman tersebut tidak hanya dapat datang dari kapal permukaan atau kapal selam, tetapi juga dari aktivitas bawah laut.

“Karena itu betul-betul sekarang kapal selam kita bekerja keras dalam konflik ini. Jangan sampai kemudian ada perang yang kita tidak tahu tapi berada di wilayah kita,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dalam doktrin militer modern, sistem peringatan dini atau early warning system menjadi faktor penting untuk mencegah ancaman berkembang menjadi krisis keamanan.

“Kemampuan early warning di dalam doktrin militer modern itu menjadi faktor krusial untuk mencegah ancaman berkembang menjadi krisis,” ujarnya.

Perlindungan WNI di Luar Negeri

Selain menjaga stabilitas dalam negeri, TNI juga diminta meningkatkan koordinasi intelijen untuk melindungi WNI yang berada di kawasan konflik, terutama di Timur Tengah.

Slamet menjelaskan bahwa Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI mendapat tugas memantau perkembangan situasi di luar negeri melalui jaringan atase pertahanan.

“Perintah juga kepada Badan Intelijen Strategis TNI untuk mengamankan warga negara kita di luar negeri terutama di kawasan Teluk itu,” ujarnya.

baca juga

Informasi dari atase pertahanan di berbagai negara akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyiapkan langkah evakuasi apabila situasi memburuk.

“Mereka harus bisa memetakan situasi untuk menyiapkan kemungkinan evakuasi warga kita, apalagi yang di Iran dan juga di kawasan-kawasan Teluk,” kata Slamet.

Ia menambahkan bahwa perlindungan terhadap WNI di luar negeri merupakan bagian dari tanggung jawab negara di tengah situasi geopolitik global yang semakin tidak stabil.

“Evakuasi warga negara Indonesia di luar negeri ini juga mencerminkan pertanggungjawaban negara terhadap warganya di luar negeri,” pungkasnya.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Instruksi Siaga 1 TNI Dinilai Wajar, Slamet Ginting: Bukan Persiapan Perang

Instruksi Siaga 1 TNI Dinilai Wajar, Slamet Ginting: Bukan Persiapan Perang

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:54 WIB

Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi

Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:06 WIB

Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?

Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 22:31 WIB

Terkini

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:17 WIB

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Layani Rute 9H hingga Mikrotrans, Halte Transjakarta Universitas Pancasila Kembali Beroperasi

Layani Rute 9H hingga Mikrotrans, Halte Transjakarta Universitas Pancasila Kembali Beroperasi

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:11 WIB

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:10 WIB

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:04 WIB

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

×