Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Kamis, 12 Maret 2026 | 09:06 WIB
Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi
Ilustrasi TNI. [Ist]
baca 10 detik
  • Mabes TNI merespons surat telegram mutasi jabatan yang memvalidasi Pangdam Jaya menjadi jenderal bintang tiga.
  • Jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI diaktifkan kembali setelah sempat dibubarkan sejak tahun 2001.
  • Mutasi ini merupakan hal rutin untuk pembinaan karier prajurit dan pemenuhan kebutuhan organisasi TNI.

Suara.com - Mabes TNI merespons beredarnya surat telegram (ST) terkait mutasi sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI. Dalam ST tersebut muncul dua hal yang menjadi sorotan, yakni validasi jabatan Pangdam Jaya menjadi jenderal bintang tiga serta diaktifkannya kembali jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI yang sempat dibubarkan sejak 2001.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menegaskan mutasi dan penataan jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang rutin dilakukan dalam rangka pembinaan karier prajurit sekaligus kebutuhan organisasi.

Mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa, dalam rangka pembinaan karier Prajurit dan kebutuhan organisasi,” kata Aulia kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Dalam surat telegram tersebut, jabatan Pangdam Jaya/Jayakarta divalidasi menjadi posisi yang dijabat perwira tinggi berpangkat bintang tiga atau Letnan Jenderal. Selain itu, jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI kembali diaktifkan setelah lebih dari dua dekade tidak ada dalam struktur organisasi.

Menurut Aulia, langkah tersebut dilakukan agar organisasi TNI tetap mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.

“Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” katanya.

Dalam ST itu, sejumlah perwira tinggi dan menengah turut mengalami rotasi jabatan. Di antaranya Mayjen TNI Deddy Suryadi yang tetap menjabat Pangdam Jaya dengan status validasi organisasi, serta Letjen TNI Bambang Trisnohadi yang bergeser dari Pangkogabwilhan III menjadi Kaster TNI.

Rotasi juga terjadi pada posisi Pangdam dan jabatan strategis lain, seperti Mayjen TNI Lucky Avianto yang ditunjuk sebagai Pangkogabwilhan III menggantikan Bambang Trisnohadi. Sementara Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia dipercaya menjabat Pangdam XXIV/Maybrat.

Selain itu, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang ditunjuk sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih menggantikan Mayjen TNI Amrin Ibrahim yang bergeser menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lemhannas.

baca juga

Pergantian juga menyasar sejumlah posisi penting lain seperti Kapuskesad, Kasdam, hingga beberapa komandan resor militer (Danrem) dan pejabat di lingkungan Badan Intelijen Negara (BIN).

Aulia mengatakan mutasi tersebut menjadi bagian dari langkah penataan organisasi dan penyegaran struktur kepemimpinan di tubuh TNI, sekaligus menyesuaikan kebutuhan strategis dalam menghadapi dinamika tugas ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?

Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 22:31 WIB

Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah

Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:53 WIB

TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi

TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:23 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×