3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:11 WIB
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
Ilustrasi Tenaga Kesehatan. [Antara]
  • Pemerintah menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi sekitar 3.000 tenaga kesehatan terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
  • Dana bantuan bervariasi berdasarkan tingkat kerusakan rumah, mulai dari Rp15 juta hingga Rp60 juta atau pembangunan ulang.
  • Tenaga kesehatan juga menerima bantuan perorangan dari Kemensos, termasuk uang lauk-pauk dan stimulan ekonomi, agar segera fokus melayani.

Suara.com - Pemerintah mulai menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra. Sekitar 3.000 tenaga kesehatan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat diprioritaskan dalam program ini.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bantuan tersebut diberikan agar para tenaga kesehatan dapat kembali fokus melayani masyarakat tanpa terbebani kondisi rumah mereka yang rusak.

“Setelah fasilitas medis beres, perhatian utama kita adalah para pegawainya. Data kami menunjukkan lebih dari 3.000 nakes yang rumahnya rusak. Bagaimana mereka dokter, perawat, maupun bidan bisa bekerja optimal melayani masyarakat jika mereka sendiri masih harus memikirkan rumahnya yang rusak,” ujar Budi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, hingga saat ini sekitar 1.000 tenaga medis dan tenaga kesehatan sudah mendapatkan persetujuan pencairan dana perbaikan rumah dari pemerintah.

Budi berharap bantuan tersebut dapat segera disalurkan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pemerintah menargetkan para tenaga kesehatan yang rumahnya rusak dapat merayakan Lebaran di rumah yang sudah diperbaiki.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga memimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra menegaskan tenaga kesehatan menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam penanganan dampak bencana.

Menurut Tito, para tenaga kesehatan perlu mendapatkan perhatian khusus agar bisa kembali bekerja secara optimal melayani masyarakat.

“Data nakes terdampak harus segera diserahkan secara rinci per kabupaten kepada BNPB dan Kementerian Sosial agar eksekusi di lapangan dapat diprioritaskan,” tegas Tito.

Dalam skema bantuan yang disiapkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pemerintah memberikan bantuan perbaikan rumah berdasarkan tingkat kerusakan.

Untuk rumah rusak ringan diberikan bantuan sebesar Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, sedangkan rusak berat atau hilang mendapat Rp60 juta atau pembangunan kembali melalui Kementerian Perumahan.

Selain bantuan perbaikan rumah, para tenaga kesehatan terdampak juga berhak mendapatkan bantuan perorangan dari Kementerian Sosial.

Bantuan tersebut mencakup uang lauk-pauk sebesar Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan, bantuan perabot rumah tangga Rp3 juta, serta bantuan stimulan ekonomi Rp5 juta.

Tito menyebut hingga saat ini Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan hampir Rp900 miliar pada tahap pertama dan akan melanjutkan penyaluran pada tahap berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Nakes Girang Pindahkan 'Bayi Jelek'

Viral Nakes Girang Pindahkan 'Bayi Jelek'

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:01 WIB

Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya

Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:19 WIB

Disebut Mandek 10 Tahun, Pramono Anung Heran Soal Gaji Nakes Jakarta: Masa Sih Nggak Naik?

Disebut Mandek 10 Tahun, Pramono Anung Heran Soal Gaji Nakes Jakarta: Masa Sih Nggak Naik?

News | Senin, 02 Maret 2026 | 17:42 WIB

Apa Fungsi Asli Baju Scrub? Viral Dipakai Pegawai SPPG hingga Ditegur Nakes

Apa Fungsi Asli Baju Scrub? Viral Dipakai Pegawai SPPG hingga Ditegur Nakes

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 10:58 WIB

Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:21 WIB

DPR Desak Pemerintah Selesaikan Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Sebelum Lebaran

DPR Desak Pemerintah Selesaikan Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Sebelum Lebaran

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:08 WIB

Targetkan Pulih Sebelum Lebaran 2026, Ini 13 Kesimpulan Rapat Satgas Bencana DPR dan Pemerintah

Targetkan Pulih Sebelum Lebaran 2026, Ini 13 Kesimpulan Rapat Satgas Bencana DPR dan Pemerintah

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB