3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:16 WIB
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
Perang Iran vs Amerika Serikat (BBC)
  • Konflik Iran dan Amerika Serikat memicu lonjakan harga minyak dunia di atas US$100.

  • Negara Asia Tenggara terapkan penghematan energi ekstrem akibat gangguan pasokan dari Teluk Persia.

  • Indonesia terdampak pembatalan puluhan penerbangan internasional dan pelemahan nilai tukar rupiah yang signifikan.

Suara.com - Ketegangan bersenjata yang melibatkan perang Iran melawan Amerika Serikat serta Israel sejak akhir Februari lalu kini menciptakan guncangan ekonomi hebat.

Kawasan Asia Tenggara mulai merasakan dampak nyata akibat terganggunya jalur distribusi energi dan fasilitas vital di Timur Tengah.

Kenaikan harga minyak mentah global menjadi ancaman serius setelah Iran memutuskan untuk memblokade akses pelayaran di Selat Hormuz.

Langkah sepihak tersebut membuat harga emas hitam di pasar internasional melambung tinggi hingga melewati angka 100 dolar AS per barel.

Situasi ini memaksa banyak negara importir energi untuk segera merombak kebijakan domestik demi menjaga stabilitas ekonomi mereka masing-masing.

Filipina menjadi negara pertama di kawasan ini yang mengambil langkah ekstrem guna menekan penggunaan bahan bakar nasional secara masif.

Presiden Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr secara resmi menetapkan aturan baru mengenai pemangkasan hari kerja menjadi hanya empat hari sepekan.

Kebijakan ini mulai berjalan efektif sejak 9 Maret dengan fokus utama pada efisiensi operasional di lingkungan instansi pemerintahan.

Pemerintah Manila memprediksi akan terjadi lonjakan harga eceran bensin dan solar yang cukup signifikan akibat gangguan di Teluk Persia.

Sektor transportasi di Filipina terancam lumpuh mengingat hampir seluruh pasokan energi negara tersebut berasal dari wilayah konflik tersebut.

Instansi negara kini diwajibkan memangkas konsumsi listrik serta melarang total agenda perjalanan dinas ke luar negeri bagi para pejabat.

Langkah serupa juga diambil oleh Thailand yang kini sedang berupaya keras mengamankan cadangan energi nasional mereka dari ketidakpastian global.

Perdana Menteri sementara Anutin Charnvirakul telah menginstruksikan aparatur sipil negara untuk melaksanakan tugas dari rumah atau sistem WFH.

Selain itu, suhu pendingin ruangan di kantor-kantor pemerintah dibatasi demi mengurangi beban daya listrik yang bersumber dari bahan bakar fosil.

Pemerintah Thailand bahkan mempertimbangkan untuk membatasi operasional stasiun pengisian bahan bakar umum hingga jam sepuluh malam jika kondisi memburuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:13 WIB

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang

Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Terkini

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

News | Senin, 27 April 2026 | 11:50 WIB

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

News | Senin, 27 April 2026 | 11:43 WIB

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:42 WIB

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

News | Senin, 27 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi

KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:38 WIB

Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri

Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri

News | Senin, 27 April 2026 | 11:37 WIB

Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba

Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba

News | Senin, 27 April 2026 | 11:36 WIB

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 11:19 WIB

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

News | Senin, 27 April 2026 | 11:06 WIB

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

News | Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB