Resmi Dibeli Indonesia, Ini Spesifikasi Mengerikan Rudal Supersonik BrahMos

Bangun Santoso

Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:26 WIB
Resmi Dibeli Indonesia, Ini Spesifikasi Mengerikan Rudal Supersonik BrahMos
Rudal BrahMos PJ-10. [Dok. X/@zhao_dashuai]
baca 10 detik
  • Indonesia sepakat akuisisi rudal jelajah supersonik BrahMos hasil kerja sama India dan Rusia untuk modernisasi alutsista.
  • Rudal BrahMos mampu terbang hingga Mach 3 dengan manuver sea-skimming, membuatnya sangat sulit dicegat lawan.
  • Senjata multi-platform ini memiliki jangkauan 290-400 km dan mengandalkan sistem navigasi presisi fire-and-forget.

Suara.com - Pemerintah Indonesia diketahui telah mencapai kesepakatan dengan India untuk memboyong sistem rudal jelajah supersonik, BrahMos.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya modernisasi Alat Utama Sistem Persenjataan guna memperkuat benteng maritim nusantara.

Meski nilai kontrak secara resmi belum diumumkan, BrahMos Aerospace, perusahaan patungan antara pemerintah India dan Rusia, sebelumnya mengindikasikan bahwa negosiasi dengan Jakarta melibatkan kontrak potensial senilai antara USD 200 juta (Rp3,3 Triliun) hingga USD 350 juta atau setara Rp5,9 Triliun.

Lantas, secanggih apa spesifikasi rudal BrahMos hingga dijuluki sebagai salah satu senjata operasional tercepat dan paling mematikan di dunia?

BrahMos Bukan Rudal Jelajah Biasa

BrahMos bukanlah rudal jelajah biasa. Senjata ini mampu melesat dengan kecepatan antara Mach 2,8 hingga Mach 3 (sekitar 3.458 km/jam) atau nyaris tiga kali lipat kecepatan suara.

Dengan kecepatan sekitar 1 kilometer per detik, rudal ini sangat sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara musuh.

Rudal ini mempertahankan kecepatan tersebut sepanjang penerbangannya, memungkinkan serangan cepat, pada ketinggian rendah, presisi tinggi, dan sulit dicegat.

Tingginya kecepatan tersebut juga menghasilkan energi kinetik sembilan kali lebih besar dibandingkan rudal jelajah subsonik sejenis.

baca juga

Dipadukan dengan hulu ledak seberat 200 hingga 300 kilogram, daya hancur BrahMos saat menghantam target, seperti kapal perang atau pangkalan militer menjadi sangat masif.

Dilansir dari Times of India, Jumat (13/3/2026), BrahMos sejatinya adalah rudal jelajah supersonik hasil kongsi strategis antara India dan Rusia.

Persenjataan mutakhir ini diproduksi oleh BrahMos Aerospace, sebuah perusahaan gabungan yang melibatkan badan riset pertahanan India dengan raksasa industri militer Rusia.

Berdasarkan dari situs resmi perusahaannya, BrahMos Aerospace, Rudal dengan jangkauan operasional 290 hingga 400 kilometer ini mengadopsi sistem fire-and-forget.

Artinya, setelah target dikunci dan rudal ditembakkan, BrahMos akan mencari serta menghajar sasarannya secara otomatis tanpa memerlukan panduan tambahan dari platform peluncur.

Navigasinya sangat presisi berkat panduan Inertial Navigation System (INS) yang dipadukan dengan satelit GPS dan GLONASS, serta Active Radar Homing di fase akhir.

Dalam lintasan penerbangannya, BrahMos akan melesat hingga ketinggian jelajah maksimum 15 kilometer.

Mengerikannya, saat memasuki fase akhir serangan, rudal ini akan bermanuver sea-skimming, terbang sangat rendah menyapu permukaan laut di ketinggian 3 hingga 5 meter saja, sehingga nyaris mustahil dideteksi oleh radar musuh.

Spesifikasi BrahMos

Secara fisik, BrahMos memiliki panjang 8,4 meter, diameter 0,6 meter, dan bobot mencapai 3.000 kilogram untuk versi darat dan laut, sementara versi yang diluncurkan dari udara memiliki berat sekitar 2.500 kilogram.

Dapur pacunya menggunakan sistem dua tahap, tahap pertama berupa pendorong roket berbahan bakar padat untuk lontaran awal, disusul tahap kedua yang menggunakan mesin ramjet berbahan bakar cair untuk mempertahankan kecepatan supersonik secara stabil.

Keistimewaan lain dari rudal buatan India dan Rusia ini adalah sifatnya yang multi-platform. Senjata mutakhir ini sangat fleksibel karena dapat diluncurkan dari peluncur truk berbasis darat (TLC), kapal perang permukaan, kapal selam, hingga pesawat tempur di udara. (Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat

BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:13 WIB

Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik

Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:03 WIB

4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS

4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:51 WIB

Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran

Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:46 WIB

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!

Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:20 WIB

DUAAARRRR Ledakan Besar Terdengar di Kota Yerusalem, Hujan Rudal Kiamat Iran Makin Brutal

DUAAARRRR Ledakan Besar Terdengar di Kota Yerusalem, Hujan Rudal Kiamat Iran Makin Brutal

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:40 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

×