- KPK melakukan OTT di Kabupaten Cilacap pada Jumat (13/3/2026), mengamankan Bupati Syamsul Auliya Rachman.
- Syamsul Auliya Rachman adalah Bupati Cilacap yang baru dilantik Presiden pada 20 Februari 2025.
- LHKPN Syamsul menunjukkan total kekayaan Rp11,2 Miliar, mayoritas aset berupa hibah tanpa akta.
Kiprah Politik di PKB
Di luar birokrasi, Syamsul juga membangun kekuatan di kancah politik melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia dipercaya memegang kendali partai di daerahnya dengan menjabat sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021-2026.
Belakangan, ia kembali terpilih menjadi Ketua DPC PKB Cilacap untuk periode 2024-2029.
Harta Kekayaan
Sebagai pejabat publik, Syamsul tercatat telah melaporkan harta kekayaannya kepada negara. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan ke KPU pada 18 Agustus 2024, total kekayaan Syamsul mencapai Rp11,2 Miliar tanpa memiliki utang sepeser pun.
Namun, ada hal menarik dari rincian kekayaan tersebut. Aset terbesarnya berupa tanah dan bangunan di Cilacap senilai total Rp 8,15 miliar. Ironisnya, aset tanah dan bangunan senilai Rp8 miliar tersebut tercatat berstatus "Hibah Tanpa Akta".
Hal serupa juga terlihat pada aset kendaraannya. Syamsul melaporkan kepemilikan tiga unit mobil pabrikan Toyota dengan total nilai Rp1,93 miliar. Dari ketiga mobil tersebut, dua di antaranya adalah Toyota Minibus 2021 senilai Rp1 miliar dan Toyota SUV 2024 senilai Rp580 juta juga berstatus Hibah Tanpa Akta.
Sementara sisa kekayaannya tersebar dalam bentuk harta bergerak lainnya Rp250 juta, kas dan setara kas Rp385 juta, serta harta lainnya senilai Rp500 juta. (Tsabita Aulia)
Baca Juga: Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap