Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 15 Maret 2026 | 10:32 WIB
Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla
Serangan Iran ke Israel (Kantor Berita Iran)
baca 10 detik
  • Iran meluncurkan serangan rudal balistik ke wilayah Israel sebagai balasan atas agresi militer.

  • Menteri Luar Negeri Iran menolak gencatan senjata dan memilih untuk terus melanjutkan perjuangan fisik.

  • Konflik meluas ke Oman dan Uni Emirat Arab sehingga memicu evakuasi besar-besaran warga Amerika.

Suara.com - Langit Israel kembali membara setelah gelombang proyektil yang diluncurkan oleh militer Iran menerjang tanpa henti pada Minggu, 15 Maret 2026.

Radio Angkatan Darat Israel mengonfirmasi bahwa unit pertahanan udara mereka bekerja keras mengantisipasi serangan masif tersebut di wilayah udara.

Meskipun sistem pertahanan berhasil merontokkan mayoritas rudal, beberapa ledakan masih terdengar akibat proyektil yang mendarat di kawasan terbuka.

Insiden ini memicu situasi darurat di kota Ramla setelah serpihan logam dari rudal yang dicegat jatuh dan menyulut kobaran api.

Pihak berwenang setempat hingga kini masih melakukan penyisiran dan melaporkan belum ada korban jiwa yang jatuh dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Konfrontasi bersenjata di kawasan strategis ini terus menunjukkan tren peningkatan intensitas yang sangat mengkhawatirkan bagi stabilitas global.

Titik balik ketegangan bermula saat operasi militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel menyasar wilayah Iran pada akhir Februari lalu.

Sejak dimulainya invasi pada 28 Februari 2026 tersebut, catatan kelam menunjukkan angka kematian telah menembus lebih dari 1.300 jiwa.

Publik masih mengingat jelas bagaimana serangan provokatif Washington dan Tel Aviv menghantam fasilitas militer vital hingga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran.

baca juga

Kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan tersebut menjadi sumbu ledak yang menyeret banyak negara ke dalam pusaran konflik regional.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memberikan pernyataan menohok mengenai peluang penghentian kontak senjata dengan pihak lawan.

Beliau secara terbuka menunjukkan sikap skeptis terhadap niat baik Amerika Serikat maupun Israel dalam menjalin kesepakatan damai terbaru.

Araghchi menyinggung pengalaman pahit setahun lalu di mana perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati justru dikhianati oleh pihak lawan.

"Dan sekarang Anda ingin meminta gencatan senjata lagi? Ini tidak akan berhasil seperti itu," kata dia dikutip dari Meet the Press.

Pernyataan diplomat senior Iran tersebut menegaskan bahwa perjuangan fisik masih akan menjadi pilihan utama mereka di medan tempur.

Bagi Teheran, kesepakatan setengah hati tidak lagi memiliki nilai tawar dalam menjaga kedaulatan negara yang sedang terancam serangan luar.

Abbas Araghchi menekankan bahwa perdamaian hanya bisa diterima jika bersifat tuntas dan memberikan jaminan keamanan bagi seluruh rakyatnya.

Prinsip ini menjadi sinyal kuat bagi komunitas internasional bahwa perang besar di Timur Tengah tidak akan mereda dalam waktu singkat.

Ketegasan Iran ini berakar dari rasa tidak percaya yang mendalam terhadap komitmen politik yang ditawarkan oleh pihak Gedung Putih.

Gejolak perang ini tidak hanya terbatas pada perbatasan dua negara, namun merembet hingga ke wilayah Oman yang sebelumnya relatif tenang.

Pemerintah Amerika Serikat pun mengambil langkah drastis dengan menginstruksikan evakuasi massal bagi keluarga diplomat dan staf non-darurat di sana.

Perintah keluar dari wilayah Oman tersebut diterbitkan secara resmi pada Sabtu, 4 Maret, menyusul ancaman keamanan yang kian nyata di teluk.

Kementerian Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan tingkat tinggi mengenai potensi bahaya serangan drone serta rudal balistik Iran yang tidak terprediksi.

Situasi di lapangan semakin mencekam setelah dilaporkan adanya gangguan serius pada jalur penerbangan komersial yang melintasi zona konflik tersebut.

Laporan dari Oman News Agency menyebutkan bahwa dua orang warga negara asing kehilangan nyawa akibat serangan pesawat tak berawak.

Insiden mematikan tersebut terjadi di area industri Al Awahi setelah pasukan keamanan mencoba melumpuhkan drone yang masuk ke wilayah utara.

Selain korban tewas, sejumlah pekerja lainnya mengalami luka-luka serius dan memerlukan penanganan medis intensif akibat ledakan di lokasi tersebut.

Dampak perang kini juga meluas hingga ke pusat ekonomi seperti Dubai dan Abu Dhabi yang menjadi lokasi strategis operasi militer Amerika.

Keberadaan pangkalan militer AS di kota-kota tersebut menjadikan mereka target potensial bagi unit drone dan rudal jarak jauh milik militer Iran.

Hingga hari ke-16 setelah agresi awal, tanda-tanda deeskalasi masih jauh dari harapan karena kedua belah pihak tetap bertahan pada posisi masing-masing.

Dukungan militer yang terus mengalir membuat medan pertempuran kini mencakup wilayah Lebanon sebagai salah satu front penting dalam perang ini.

Iran terus memperluas jangkauan operasional udaranya sebagai bentuk balasan atas hancurnya fasilitas militer mereka oleh serangan gabungan sekutu sebelumnya.

Rakyat sipil di berbagai negara Teluk kini hidup di bawah bayang-bayang ancaman proyektil yang bisa jatuh kapan saja tanpa peringatan dini.

Dunia internasional kini menanti langkah diplomatik berikutnya, meski pintu dialog tampak tertutup rapat oleh dentuman meriam dan ledakan rudal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China

Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:18 WIB

Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas

Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:02 WIB

Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump

Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 09:43 WIB

Terkini

Bupati Pemalang Minta Maaf Tapi Bantah Jual Beli Jabatan: Nggak Ada Itu

Bupati Pemalang Minta Maaf Tapi Bantah Jual Beli Jabatan: Nggak Ada Itu

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:00 WIB

52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan

52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:00 WIB

Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian

Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:56 WIB

2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu

2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:54 WIB

BRIvolution Reignite Jadi Transformasi BRI, Perbesar Kontribusi Danantara terhadap Ekonomi Nasional

BRIvolution Reignite Jadi Transformasi BRI, Perbesar Kontribusi Danantara terhadap Ekonomi Nasional

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:51 WIB

BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Peran Danantara dalam Mendorong Ekonomi Nasional

BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Peran Danantara dalam Mendorong Ekonomi Nasional

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:51 WIB

BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional

BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional

Batam | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:47 WIB

BRIvolution Reignite Percepat Transformasi, Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional

BRIvolution Reignite Percepat Transformasi, Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:46 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin HP Lelet, Segera Hentikan agar Performa Kembali Ngebut

7 Kebiasaan yang Bikin HP Lelet, Segera Hentikan agar Performa Kembali Ngebut

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:44 WIB

Ambisi Rp1,2 Triliun Lampung: Memahat Jalan Mulus di Pintu Gerbang Utama Sumatera

Ambisi Rp1,2 Triliun Lampung: Memahat Jalan Mulus di Pintu Gerbang Utama Sumatera

Lampung | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:41 WIB

×