Trump Belum Mau Hentikan Operasi di Iran, Isyaratkan Kesepakatan Rahasia di Tengah Ketegangan

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 16 Maret 2026 | 10:44 WIB
Trump Belum Mau Hentikan Operasi di Iran, Isyaratkan Kesepakatan Rahasia di Tengah Ketegangan
Presiden AS, Donald Trump. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Presiden Trump memastikan operasi militer AS di Iran berlanjut pasca serangan udara masif pada Senin, 16 Maret 2026.
  • Eskalasi terjadi sejak 28 Februari akibat serangan AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, memicu balasan Iran.
  • Meskipun konflik memanas, Trump mengklaim terdapat jalur diplomatik aktif dan kedua negara mendekati kesepakatan.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa militer AS belum akan menyudahi operasi tempur mereka di Iran.

Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi besar yang melanda kawasan Timur Tengah pasca-serangan udara masif yang menewaskan petinggi Teheran.

"Saya masih belum menyatakan operasi ini berakhir," tegas Trump kepada wartawan saat ditanya apakah penghancuran besar-besaran terhadap kemampuan militer Iran akan segera diikuti dengan deklarasi penghentian operasi, Senin (16/3/2026).

Diplomasi di Balik Layar

Meski situasi di lapangan memanas, Trump melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai adanya jalur komunikasi diplomatik yang tetap terbuka antara Washington dan Teheran. Di balik baku hantam senjata, ia mengklaim kedua negara sebenarnya mulai mendekati titik temu.

"Kami sedang berbicara dengan mereka, tetapi saya rasa mereka belum siap. Tetapi mereka cukup dekat [dengan kesepakatan dengan AS]," ungkap Trump menanggapi pertanyaan mengenai peluang negosiasi.

Konflik yang Mengubah Peta Kekuatan

Krisis ini mencapai titik didih sejak 28 Februari, ketika pasukan AS dan Israel meluncurkan serangan udara terkoordinasi ke berbagai target strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut tidak hanya menghancurkan infrastruktur militer, tetapi juga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta menimbulkan korban di pihak sipil.

Iran merespons serangan tersebut dengan melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS yang tersebar di Timur Tengah.

baca juga

Dari Isu Nuklir ke Perubahan Rezim

Awalnya, AS dan Israel berdalih bahwa operasi militer ini adalah serangan pendahuluan (preemptive strike) untuk menetralkan ancaman program nuklir Iran. Namun, seiring berjalannya waktu, narasi tersebut bergeser secara terang-terangan. Washington dan sekutunya kini tidak lagi menutupi ambisi mereka untuk melihat tumbangnya kekuasaan di Iran dan terjadinya transisi pemerintahan di negara tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 09:55 WIB

Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran

Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran

News | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:55 WIB

Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz

Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:04 WIB

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

News | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:49 WIB

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:47 WIB

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:33 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

×