Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 16 Maret 2026 | 09:55 WIB
Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Nilai tukar rupiah melemah signifikan pada pembukaan hari ini, dibuka di level Rp16.965 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran perang Timur Tengah yang terus memanas.
  • Sentimen domestik, seperti pertimbangan Perppu defisit APBN, turut menekan rupiah meski BI akan intervensi.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah masih belum bangkit pada pembukaan hari ini. Mata uang garuda makin terperosok dibandingkan minggu lalu. 

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka ke level Rp 16.965 per dolar AS. Posisi itu melemah 0,04 persen dibanding penutupan pada Jumat (13/3/2026) yang berada di level Rp 16.958 per dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.934 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah imbas kenaikan harga minyak. 

"Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan di tengah kekuatiran perang di timteng yang masih terus memanas dan akan lama dan harga minyak yang tinggi," katanya saat dihubungi Suara.com.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Selain itu, sentimen domestik juga membuat rupiah tertekan pada pagi ini. Sebab, pengumuman suku bunga The Fed juga mempengaruhi nilai tukar.

"Pemerintah yang mempertimbangkan opsi terbitkan Perppu untuk perlebar defisit APBN lebih dari 3 persen juga membebani rupiah. Namun BI diperkirakan akan kembali masuk mengintervensi. Kisaran Rp 16.900 - Rp 17.000," jelasnya.

Namun, mayoritas pergerakan mata uang Asia cenderung menguat. Di mana, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19 persen.

Selanjutnya ada dolar Singapura yang terkerek 0,14 persen dan won Korea Selatan menanjak 0,12 persen. Disusul, yuan China yang terapresiasi 0,07 persen. 

Berikutnya, ringgit Malaysia dan dolar Taiwan yang sama-sama naik 0,03 persen. Lalu, dolar Hongkong menguat tipis 0,006 persen.

Sedangkan baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,37 persen

Kemudian ada peso Filipina yang melemah 0,22 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000

IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 09:17 WIB

IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See

IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 08:07 WIB

Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi

Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:43 WIB

Terkini

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB