Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 16 Maret 2026 | 09:55 WIB
Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah signifikan pada pembukaan hari ini, dibuka di level Rp16.965 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran perang Timur Tengah yang terus memanas.
  • Sentimen domestik, seperti pertimbangan Perppu defisit APBN, turut menekan rupiah meski BI akan intervensi.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah masih belum bangkit pada pembukaan hari ini. Mata uang garuda makin terperosok dibandingkan minggu lalu. 

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka ke level Rp 16.965 per dolar AS. Posisi itu melemah 0,04 persen dibanding penutupan pada Jumat (13/3/2026) yang berada di level Rp 16.958 per dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.934 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah imbas kenaikan harga minyak. 

"Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan di tengah kekuatiran perang di timteng yang masih terus memanas dan akan lama dan harga minyak yang tinggi," katanya saat dihubungi Suara.com.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Selain itu, sentimen domestik juga membuat rupiah tertekan pada pagi ini. Sebab, pengumuman suku bunga The Fed juga mempengaruhi nilai tukar.

"Pemerintah yang mempertimbangkan opsi terbitkan Perppu untuk perlebar defisit APBN lebih dari 3 persen juga membebani rupiah. Namun BI diperkirakan akan kembali masuk mengintervensi. Kisaran Rp 16.900 - Rp 17.000," jelasnya.

Namun, mayoritas pergerakan mata uang Asia cenderung menguat. Di mana, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19 persen.

Selanjutnya ada dolar Singapura yang terkerek 0,14 persen dan won Korea Selatan menanjak 0,12 persen. Disusul, yuan China yang terapresiasi 0,07 persen. 

Berikutnya, ringgit Malaysia dan dolar Taiwan yang sama-sama naik 0,03 persen. Lalu, dolar Hongkong menguat tipis 0,006 persen.

baca juga

Sedangkan baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,37 persen

Kemudian ada peso Filipina yang melemah 0,22 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000

IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 09:17 WIB

IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See

IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 08:07 WIB

Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi

Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:43 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×