Dana MBG Mengalir ke Daerah, BGN Libatkan Intel Kejaksaan Perkuat Pengawasan

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Selasa, 17 Maret 2026 | 13:04 WIB
Dana MBG Mengalir ke Daerah, BGN Libatkan Intel Kejaksaan Perkuat Pengawasan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (Suara.com/Muhammad Yasir)
  • BGN memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis dengan menggandeng intelijen Kejaksaan karena besarnya anggaran disalurkan ke daerah.
  • Kerja sama pengawasan ini dibahas Kepala BGN Dadan Hindayana dengan Jaksa Agung RI pada Selasa, 17 Maret 2026 di Jakarta.
  • Jaringan intelijen Kejaksaan akan dilibatkan untuk memantau penggunaan anggaran program MBG hingga tingkat desa.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggandeng jajaran intelijen Kejaksaan di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil menyusul besarnya aliran anggaran yang langsung disalurkan ke daerah untuk program tersebut.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan kerja sama pengawasan itu dibahas dalam pertemuan dengan Jaksa Agung RI Burhanuddin dan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).

Dadan menilai penguatan pengawasan diperlukan karena sebagian besar anggaran BGN disalurkan langsung ke pelaksana program di daerah.

“Kami ingin meningkatkan komponen pengawasan, terutama untuk penyelenggaraan program makan bergizi di daerah-daerah,” ujar Dadan.

Ia menjelaskan sekitar 93 persen anggaran Badan Gizi Nasional dialokasikan untuk bantuan pemerintah program makan bergizi. Dana tersebut disalurkan langsung dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui virtual account ke satuan pelaksana program.

Saat ini, kata dia, sudah ada 25.570 SPPG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang menjalankan program di seluruh Indonesia. Setiap SPPG rata-rata menerima dana sekitar Rp1 miliar per bulan, terutama di wilayah Jawa dan Sumatera.

“Kecuali untuk daerah-daerah dengan kemahalan tinggi seperti Papua dan daerah timur yang bisa di atas itu,” katanya.

Intel Kejaksaan Turun Hingga Desa

Dadan mengatakan aliran dana besar di tingkat bawah membuat pengawasan harus diperkuat. Selain melalui Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN serta audit oleh BPKP, kini pengawasan akan melibatkan jajaran intelijen Kejaksaan di daerah.

“Karena uang itu banyak mengalir di bawah, Badan Gizi Nasional sudah memiliki komponen pengawasan dan kita juga sudah bekerja sama dengan BPKP untuk mengaudit seluruh pengeluaran,” tuturnya.

“Sekarang kita ingin menambah satu komponen pengawasan melalui seluruh komponen Kejaksaan yang ada di daerah," imbuh Dadan. 

Menurutnya, jaringan intelijen Kejaksaan melalui bidang intelijen memiliki personel yang tersebar luas hingga tingkat desa sehingga dinilai efektif untuk ikut memantau penggunaan anggaran program MBG.

“Jamintel memiliki intel-intel yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di desa-desa. Jadi kami tadi membicarakan mekanisme tambahan pengawasan agar komponen Kejaksaan di desa-desa ikut mengawasi penggunaan anggaran di SPPG,” jelas Dadan.

Ia juga mengingatkan seluruh mitra pelaksana program agar menggunakan anggaran sesuai prosedur.

“Ini sekaligus mengingatkan kepada seluruh mitra agar menggunakan uang sesuai SOP dan juklak-juknis yang ada, digunakan seoptimal mungkin dan setransparan mungkin untuk program makan bergizi gratis,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Purbaya Siapkan Efisiensi Anggaran Program Pemerintah Imbas Harga Minyak Naik, Tak Cuma MBG

Purbaya Siapkan Efisiensi Anggaran Program Pemerintah Imbas Harga Minyak Naik, Tak Cuma MBG

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:16 WIB

Di Tengah Krisis Global, MBG Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi di Akar Rumput

Di Tengah Krisis Global, MBG Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi di Akar Rumput

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB