Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

Bella, Novian Ardiansyah

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB
Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia mengekspor 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia tahun 2026.
  • Keputusan ekspor tersebut menyusul melimpahnya stok beras nasional yang mencapai rekor 3,7 juta ton pada Maret 2026.
  • Setelah Saudi, Indonesia menargetkan ekspor beras berikutnya ke negara tetangga seperti Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina.

Suara.com - Setelah melakukan ekspor beras ke Arab Saudi, kini pemerintah menyasar negara-negara tetangga sebagai tujuan ekspor berikutnya.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyebutkan sejumlah negara yang menjadi tujuan ekspor beras pada tahun ini.

"Produksi kita insyaallah beras juga sangat melimpah dan kami sudah memproyeksikan akan kita ekspor ke beberapa negara-negara sekitar yang membutuhkan, ada Papua Nugini, kemudian kemarin ada permintaan juga dari Malaysia dan seterusnya," kata Sudaryono di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Sudaryono mengatakan pihaknya menjajaki semua peluang dan melakukan proyeksi ke arah ekspor beras.

"Jadi kalau tahun lalu produksinya cukup, katakanlah surplus tapi tidak ada ekspor, tahun ini insyaallah kita mengarah ke ekspor," kata Sudaryono.

Ekspor Beras ke Arab

Pemerintah melepas ekspor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia. Total beras yang akan dikirim mencapai 2.280 ton dan ditujukan khusus bagi jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut pengiriman beras ke Arab Saudi bisa dilakukan karena stok beras nasional berada dalam kondisi melimpah.

"Ini adalah momentum yang baik karena produksi kita, stok kita hari ini 3,7 juta ton, data BPS, di bulan Maret. Dan itu terbesar sepanjang sejarah stok kita," kata Amran di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Menurut Amran, pengiriman beras ke Arab Saudi merupakan langkah awal untuk memperluas pasar ekspor beras Indonesia. Sejumlah negara lain juga telah dijajaki sebagai tujuan ekspor berikutnya.

baca juga

"(Selain) Saudi Arabia, kita kirim juga ke Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina," ujarnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk kebutuhan jemaah Indonesia di Arab Saudi, potensi permintaan beras sebenarnya jauh lebih besar. Pemerintah memperkirakan kebutuhan beras bagi jemaah haji Indonesia di negara tersebut bisa mencapai puluhan ribu ton.

"Mudah-mudahan ke depan bisa kita ekspor lebih besar lagi. Tetapi khusus untuk jemaah kita, Saudi Arabia itu perkiraan antara 20 sampai 50 ribu ton," kata Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan ekspor beras tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan rapat koordinasi terbatas yang digelar pemerintah pada 23 Februari 2026. Penugasan ekspor juga diberikan melalui surat dari Kepala Badan Pangan Nasional.

Ia menyebut total beras yang diekspor mencapai 2.280 ton, menyesuaikan dengan jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini yang diperkirakan mencapai lebih dari 200 ribu orang.

"Total ekspor beras haji adalah 2.280 ton. Ini sesuai dengan permintaan dari Kementerian Haji, sesuai dengan jumlah jemaah haji Indonesia di tahun ini lebih kurang 215.000 jemaah haji," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan

Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan

Sport | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:54 WIB

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi Hingga 5 Pesawat Tanker BBM Rusak Parah Sekali

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi Hingga 5 Pesawat Tanker BBM Rusak Parah Sekali

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 06:28 WIB

Perang AS vs Iran Bikin Roberto Mancini yang Baru5Bukan Kerja Kembali Nganggur

Perang AS vs Iran Bikin Roberto Mancini yang Baru5Bukan Kerja Kembali Nganggur

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:57 WIB

Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya

Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:17 WIB

Sinyal Perang Memuncak, AS Disebut Evakuasi Massal Diplomat dari Tiga Kota Besar Arab Saudi

Sinyal Perang Memuncak, AS Disebut Evakuasi Massal Diplomat dari Tiga Kota Besar Arab Saudi

News | Senin, 09 Maret 2026 | 09:19 WIB

Liga Arab Saudi Nekat Bergulir di Tengah Perang, Cristiano Ronaldo Terpaksa Absen

Liga Arab Saudi Nekat Bergulir di Tengah Perang, Cristiano Ronaldo Terpaksa Absen

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:37 WIB

Arab Saudi Beri Perpanjangan Visa Gratis bagi Jemaah Umrah RI yang Terkendala Pulang

Arab Saudi Beri Perpanjangan Visa Gratis bagi Jemaah Umrah RI yang Terkendala Pulang

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia

Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia

Video | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:00 WIB

38 Ribu Jemaah Umrah Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah, Rano Karno: Jalur Transit Berhenti Total

38 Ribu Jemaah Umrah Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah, Rano Karno: Jalur Transit Berhenti Total

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:07 WIB

Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium

Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:15 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×