- Pengamat Pitan Daslani menilai AS kewalahan menghadapi Iran karena perbedaan karakter bangsa serta biaya perang mahal versus senjata murah Iran.
- Iran kuat karena kemandirian teknologi dan sumber daya manusia ahli nuklir asli Persia, tidak mengandalkan tenaga ahli dari luar negeri.
- Pitan menyindir Indonesia yang fokus pada fisik dan hedonisme, sementara melupakan pembangunan karakter bangsa yang dimiliki Iran.
AS Cari Jalan Keluar
Menutup perbincangan, Pitan menilai Amerika kini tengah mencari “jalan keluar yang terhormat” karena target-target pengeboman sudah habis, namun rezim Iran tak kunjung tumbang.
Menurutnya, jika AS nekat menerjunkan pasukan darat, risiko kebangkrutan hingga kekalahan total akan semakin besar.
“Terus kemampuan membiayai perang itu kalau makin menipis ya pasti berhenti sendiri. Cari jalan yang terhormat,” pungkas Pitan.
Reporter: Dinda Pramesti K