FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Galih Prasetyo

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Polda Metro Jaya mengungkap wajah dan inisial dua pelaku eksekutor penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
baca 10 detik
  • FSPI mengapresiasi respons cepat Puspom TNI dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
  • Tindakan tegas pengamanan oknum anggota TNI memperkuat marwah institusi serta mencegah narasi liar berkembang di publik.
  • FSPI mendukung penuh proses hukum serta berharap TNI mengawal kasus ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Suara.com - Forum Silaturahmi Pemuda Islam (FSPI) mengapresiasi langkah cepat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Respons sigap melalui Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI) dinilai mencerminkan profesionalitas serta komitmen menjaga disiplin internal dan kepercayaan publik.

Koordinator FSPI, Zuhelmi Tanjung, menyebut pengamanan sejumlah oknum anggota oleh aparat militer menunjukkan mekanisme pengawasan internal berjalan efektif.

Ia menegaskan bahwa ketegasan terhadap pelanggaran justru memperkuat marwah institusi.

“Langkah cepat ini patut diapresiasi. Ketegasan terhadap oknum memperlihatkan bahwa TNI berkomitmen menjaga marwah institusi dan tidak memberi ruang bagi pelanggaran,” ujarnya.

FSPI menilai, dalam kasus sensitif yang berpotensi memicu spekulasi publik, kecepatan disertai keterbukaan menjadi faktor penting menjaga stabilitas sosial.

Menurutnya, respons sejak awal mampu mencegah berkembangnya narasi liar yang tidak berdasar.

“Dengan bergerak cepat sejak awal, TNI mampu meredam berkembangnya narasi liar yang tidak berdasar,” kata Zuhelmi.

Meski mengapresiasi langkah tegas, FSPI tetap menyampaikan keprihatinan atas peristiwa penyiraman yang menyebabkan korban mengalami luka serius.

baca juga

Namun, penanganan yang cepat dinilai menjadi bagian penting agar kasus tidak melebar menjadi polemik nasional.

“Kami tentu prihatin atas kejadian ini. Namun yang juga penting adalah bagaimana institusi merespons secara cepat dan transparan. Dalam hal ini TNI telah menunjukkan langkah yang tepat,” tambahnya.

FSPI juga meyakini pimpinan TNI akan mengawal proses hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Mereka berharap seluruh pihak yang terlibat dapat diungkap, baik pelaku langsung maupun pihak lain yang memiliki peran dalam peristiwa tersebut.

“Justru dengan bersikap terbuka dan tegas, TNI menunjukkan kekuatan institusionalnya. Ini penting untuk memastikan kepercayaan rakyat tetap terjaga,” tegas Zuhelmi.

Dalam konteks lebih luas, FSPI mengingatkan bahwa hubungan antara TNI dan rakyat merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan negara.

Karena itu, setiap upaya menjaga integritas institusi dinilai berdampak langsung pada kohesi sosial bangsa.

“TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Kepercayaan ini harus dijaga melalui tindakan nyata, termasuk penegakan disiplin terhadap oknum,” ujarnya.

FSPI menyatakan dukungan terhadap proses hukum yang sedang berjalan dan berharap kasus ini menjadi momentum memperkuat profesionalitas serta transparansi di tubuh TNI.

“Langkah awal yang cepat ini penting untuk memastikan proses berjalan baik. Kami optimistis TNI akan menuntaskan kasus ini secara adil dan terbuka,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:59 WIB

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:54 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:23 WIB

Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap

Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:20 WIB

Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:10 WIB

Terkini

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:47 WIB

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:40 WIB

Bantah Represif! Ini Alasan Polda Metro Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

Bantah Represif! Ini Alasan Polda Metro Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:36 WIB

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:28 WIB

Intinya Penelitian! Tips Lulus S3 Tepat 3 Tahun bagi Dosen ala Mendiktisaintek Brian Yuliarto

Intinya Penelitian! Tips Lulus S3 Tepat 3 Tahun bagi Dosen ala Mendiktisaintek Brian Yuliarto

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:27 WIB

Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online

Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB