Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Muhamad Yasir

Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB
Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy saat memberikan keterangan usai menjadi narasumber dalam seminar di Sespim Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026). ANTARA/Rubby Jovan
baca 10 detik
  • Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mendorong Polri memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan efektivitas pengungkapan berbagai kasus tindak kriminal.
  • Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses penyelidikan diyakini mampu menuntaskan kasus kejahatan lama melalui analisis data secara presisi.
  • Polri perlu menguasai teknologi digital guna menghadapi kejahatan siber serta mempererat hubungan dengan masyarakat di ruang digital.

Suara.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mendorong Polri memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memperkuat pengungkapan kasus kriminal.

Menurutnya, teknologi tersebut bahkan dapat membantu mengungkap kejahatan yang terjadi puluhan tahun lalu.

Rachmat mengatakan kemampuan AI dalam mengolah, mengumpulkan, dan menganalisis data dalam jumlah besar dapat menjadi instrumen penting bagi aparat penegak hukum dalam memperkuat proses penyelidikan dan penyidikan.

"Saya contohkan ada di negara lain bahwa kejahatan yang sudah dilakukan 20 tahun yang lalu, dengan bantuan data, penguatan data, pengumpulan data, dan kecerdasan buatan maka kejahatan itu bisa terungkap dengan baik dan tepat dengan presisi," ungkap Rachmat usai menjadi narasumber pada Seminar Sekolah Lemdiklat Polri di Bandung Barat, Jumat (19/6/2026).

Menurut Rachmat, pemanfaatan AI tidak hanya berguna untuk mengungkap tindak kejahatan, tetapi juga dapat dimaksimalkan dalam pengembangan pendidikan dan penelitian di lingkungan Polri.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi juga menyimpan risiko apabila digunakan secara tidak bertanggung jawab. Karena itu, aparat kepolisian dituntut memahami sekaligus mengawasi penggunaan AI agar tidak dimanfaatkan untuk tujuan yang melanggar hukum.

"Nah, polisi harus tahu kapan AI digunakan dengan baik dan kapan digunakan untuk kegiatan yang tidak baik," ujarnya.

Rachmat menilai Polri harus berada di garis terdepan dalam memahami perkembangan teknologi digital. Dengan begitu, institusi kepolisian dapat lebih siap menghadapi berbagai bentuk kejahatan baru yang memanfaatkan teknologi sebagai sarana maupun alat kejahatan.

"Karena itu, polisi harus menjadi pelopor, menjadi ujung tombak bagi perkembangan AI di Indonesia," katanya.

baca juga

Selain untuk penegakan hukum, Rachmat menilai pemanfaatan AI dan internet juga dapat memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Pasalnya, sebagian besar aktivitas sosial masyarakat kini berlangsung di ruang digital.

Berdasarkan data yang dimilikinya, lebih dari 230 juta penduduk Indonesia telah terhubung ke internet. Kondisi tersebut membuat pemahaman terhadap perilaku masyarakat di ruang digital menjadi semakin penting bagi aparat kepolisian.

Menurut dia, polisi yang memahami karakter dan kondisi masyarakat hingga tingkat paling bawah akan lebih mudah membangun kepercayaan publik.

"Kalau polisi tahu masyarakat sekitarnya, kondisi masyarakat yang di lingkungan terbawah, maka polisi itu pasti lebih dekat dengan hati masyarakat," pungkas Rachmat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:28 WIB

Roy Suryo Ditangkap Belum Sempat Mandi, Refly Harun Kecam Aksi 'Subuh' Polda Metro Jaya

Roy Suryo Ditangkap Belum Sempat Mandi, Refly Harun Kecam Aksi 'Subuh' Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol

Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:56 WIB

Terkini

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

×