Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
Ilustrasi Rudal Balistik Emad Buatan Iran. (militarytoday.com)
  • Pakar militer Inggris menilai pertahanan negara tidak memadai menghadapi serangan rudal balistik Iran yang terus berkembang.
  • Iran baru-baru ini menembakkan rudal ke pangkalan Diego Garcia, mengindikasikan jangkauan rudalnya lebih jauh dari perkiraan.
  • Apabila diserang, Inggris kemungkinan besar harus bergantung pada sistem pertahanan rudal Amerika Serikat dan Jerman.

Suara.com - Inggris disebut tidak memiliki sistem pertahanan yang cukup untuk menghadapi serangan rudal balistik Iran.

Para pakar militer memperingatkan London bisa berada dalam jangkauan Teheran dan harus bergantung pada sistem pertahanan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa jika serangan benar-benar terjadi.

Peringatan itu muncul setelah Iran menembakkan dua rudal balistik ke pangkalan Diego Garcia di Samudra Hindia, pangkalan militer yang dioperasikan bersama oleh Inggris dan Amerika Serikat.

Jarak pangkalan tersebut sekitar 2.360 mil dari Iran, lebih jauh dari perkiraan jangkauan rudal Iran sebelumnya.

Analis militer menilai perkembangan teknologi roket Iran membuat ancaman semakin nyata.

Mantan komodor Angkatan Laut Inggris, Steve Prest, mengatakan kemampuan ruang angkasa Iran bisa digunakan untuk rudal balistik.

“Rudal balistik pada dasarnya adalah roket luar angkasa. Jika sebuah negara punya program antariksa, maka ia juga punya program rudal balistik,” ujarnya dilansir dari Dailymail.

Dengan jarak tembak yang terus meningkat, kota-kota besar Eropa dinilai berpotensi terancam. Paris disebut berjarak sekitar 2.609 mil dari Iran, sementara London sekitar 2.750 mil, sehingga bisa masuk jangkauan jika teknologi rudal Iran terus berkembang.

Para ahli pertahanan mengatakan Inggris tidak memiliki sistem pencegat yang cukup kuat. Dalam skenario serangan, London kemungkinan harus mengandalkan sistem SM-3 milik Amerika di Eropa Timur atau rudal Patriot milik Jerman.

Serangan ke Diego Garcia terjadi saat Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, memperpanjang izin bagi militer AS menggunakan pangkalan Inggris untuk operasi di kawasan Selat Hormuz.

Langkah itu diambil untuk melindungi jalur pelayaran dari ancaman Iran.

Dua rudal yang ditembakkan ke pangkalan tersebut tidak mengenai target.

Salah satunya dilaporkan ditembak jatuh kapal perang AS, sementara satu lagi gagal saat penerbangan.

Mantan Panglima Pasukan Gabungan Inggris, Richard Barrons, menilai kemampuan Iran selama ini diremehkan.

“Kita dulu mengira jangkauan rudal Iran hanya sekitar 2.000 kilometer, tetapi fakta terbaru menunjukkan kemampuan itu mungkin jauh lebih besar,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:05 WIB

Terkini

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB