- Pemerintah Iran menunjuk Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi menggantikan Ali Larijani.
- Penunjukan mendesak ini dilakukan menyikapi meningkatnya serangan ke Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di Teluk.
- Zolghadr, mantan komandan IRGC, diharapkan menjaga stabilitas dan kesinambungan keamanan nasional strategis Iran.
Suara.com - Pemerintah Iran bergerak cepat merombak kepemimpinan keamanan nasional di tengah meningkatnya serangan ke Israel dan fasilitas militer AS di negara Teluk.
Mohammad Bagher Zolghadr resmi ditunjuk sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, menggantikan Ali Larijani yang tewas dalam serangan udara Israel pekan lalu.
Media pemerintah menegaskan penunjukan ini sebagai langkah mendesak untuk menjaga stabilitas.
“Penunjukan ini menegaskan urgensi transisi di momen kritis bagi negara,” demikian laporan televisi pemerintah Iran seperti dilansir dari Aljazeera.
Zolghadr dikenal sebagai figur berpengalaman di bidang keamanan.
![Israel mengklaim telah membunuh pimpinan keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani pada serangan yang menyasar ke Teheran pada Senin (16/3) waktu setempat. [Independentpersian.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/17/15236-ali-larijani.jpg)
Zolghadr merupakan mantan komandan Islamic Revolutionary Guard Corps dengan pangkat brigadir jenderal, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dewan Kemaslahatan.
Penunjukan Zolghadr mencerminkan upaya menjaga kesinambungan di tengah tekanan yang terus meningkat di Timur Tengah.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa Teheran tidak ingin ada kekosongan kekuasaan di sektor keamanan strategis.
Kematian Larijani menjadi pukulan besar bagi struktur kekuasaan Iran.
Politikus berusia 67 tahun itu selama ini dikenal sebagai tokoh kunci yang mampu menjembatani berbagai faksi politik, dari kelompok moderat hingga garis keras.