Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:57 WIB
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran
Mohammad Bagher Ghalibaf (Parlemen IRAN)
baca 10 detik
  • Trump mempertimbangkan Mohammad Bagher Ghalibaf sebagai calon pemimpin baru Iran untuk negosiasi perdamaian.

  • Amerika Serikat menargetkan kesepakatan minyak strategis melalui perubahan rezim yang stabil di Iran.

  • Strategi diplomasi AS di Iran meniru pola kerja sama politik yang diterapkan pada Venezuela.

Trump optimis bahwa perubahan ini akan membawa angin segar bagi terciptanya perdamaian yang selama ini sulit untuk diwujudkan.

Dalam pernyataannya pada hari Senin lalu sang presiden menegaskan bahwa akan ada dinamika politik yang sangat signifikan.

Donald Trump mengatakan pada Senin (23/3) bahwa akan ada "perubahan rezim yang sangat serius" di Iran.

Keyakinan Trump didasarkan pada fakta bahwa struktur kepemimpinan lama Iran kini sedang berada dalam posisi yang sangat lemah.

Ia menambahkan bahwa perubahan telah dimulai karena "semua orang telah terbunuh" dari kepemimpinan sebelumnya.

Situasi tersebut dianggap sebagai momentum otomatis bagi lahirnya tatanan pemerintahan baru yang lebih bersahabat dengan kepentingan global.

Harapan Terhadap Pemerintahan Baru Iran

Pemerintahan Trump tampaknya lebih menyukai jalur negosiasi dengan individu yang dianggap memiliki pemikiran rasional dan teguh pada prinsip.

"Mereka benar-benar baru memulai. Secara otomatis akan terjadi perubahan rezim, tetapi kita berurusan dengan beberapa orang yang menurut saya sangat masuk akal, sangat solid," katanya.

baca juga

Target utama dari strategi diplomasi ini adalah mengamankan aset energi penting tanpa harus melakukan penghancuran infrastruktur yang merugikan.

Salah satu fokus utama Amerika adalah melindungi Pulau Kharg yang merupakan titik sentral dari ekspor minyak mentah milik Iran.

Trump dilaporkan enggan menguasai wilayah tersebut secara militer karena menginginkan kesepakatan komersial jangka panjang yang saling menguntungkan.

Gedung Putih menginginkan pola kerja sama di Iran menyerupai model transisi kekuasaan yang pernah terjadi di negara Venezuela sebelumnya.

Harapannya pemimpin Iran yang baru nanti bersedia menjalin kesepakatan yang mirip dengan apa yang dilakukan oleh Delcy Rodriguez.

Langkah ini dirancang agar Amerika tetap bisa mempertahankan pengaruhnya tanpa harus menyingkirkan pemimpin tersebut secara paksa dari kursi kekuasaan.

Kesepakatan mengenai distribusi minyak mentah menjadi prioritas utama dalam setiap pembicaraan rahasia yang dilakukan oleh pihak Gedung Putih.

Pejabat AS berharap Ghalibaf atau figur lainnya bersedia mengedepankan kerja sama ekonomi demi stabilitas nasional dan internasional mereka.

Visi besar Trump adalah menciptakan hubungan ketergantungan ekonomi yang sehat demi mencegah eskalasi konflik senjata yang lebih luas lagi.

Dengan mengamankan jalur minyak maka Amerika Serikat percaya dapat mengendalikan stabilitas pasar energi global secara lebih efektif dan terukur.

Ghalibaf kini berada di persimpangan jalan sejarah yang mungkin akan mengubah peta politik Iran untuk dekade-dekade mendatang.

Publik internasional kini menanti apakah rencana rahasia Gedung Putih ini akan membuahkan hasil nyata dalam meja perundingan nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:39 WIB

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Terkini

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

×