Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 11:22 WIB
Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat
Peran Iran (Aljazeera)
  • Amerika Serikat memerintahkan pengerahan ribuan pasukan militer menuju kawasan konflik di Timur Tengah.

  • Pentagon mempertimbangkan opsi operasi darat ke Iran meski keputusan akhir belum ditetapkan resmi.

  • Pakistan bertindak sebagai mediator diplomatik antara AS dan Iran guna menghentikan perang tersebut.

Operasi militer pada 28 Februari tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang parah dan memakan korban jiwa warga sipil.

Pemerintah Iran tidak tinggal diam dan memberikan balasan setimpal terhadap wilayah Israel serta basis militer Amerika.

Seluruh pangkalan militer AS yang tersebar di wilayah Timur Tengah menjadi target serangan balasan dari pihak Iran.

Di tengah desing peluru dan ledakan rudal, sebuah inisiatif diplomatik muncul ke permukaan melalui laporan media.

Amerika Serikat dikabarkan telah mengirimkan dokumen berisi 15 poin rencana perdamaian untuk meredam bara konflik.

Dokumen rahasia tersebut berisi langkah konkret mengenai program nuklir Iran serta sistem rudal balistik mereka.

Keamanan jalur perdagangan maritim di Selat Hormuz juga menjadi poin krusial dalam draf perdamaian yang diusulkan.

The New York Times mengungkapkan bahwa proses komunikasi ini melibatkan peran Pakistan sebagai jembatan penghubung utama.

Marsekal Lapangan Syed Asim Munir yang menjabat Kepala Angkatan Darat Pakistan muncul sebagai sosok mediator penting.

Islamabad menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi fasilitator pertemuan jika kedua belah pihak bersedia duduk bersama.

Pada Senin kemarin, Presiden Donald Trump secara resmi mengumumkan penghentian sementara serangan militer selama lima hari.

Gencatan senjata singkat ini dikhususkan pada target infrastruktur energi dan pembangkit listrik yang berada di Iran.

"Sangat baik dan produktif," ujar Donald Trump menggambarkan hasil pembicaraan yang dilakukan selama dua hari terakhir.

Pihak Teheran sendiri mengakui telah menerima pesan diplomatik dari beberapa negara sahabat terkait permintaan negosiasi ini.

Meskipun demikian, Iran tetap membantah adanya komunikasi langsung secara tatap muka dengan pemerintah Washington.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:14 WIB

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:00 WIB

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:14 WIB

Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur

Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:05 WIB

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:00 WIB

Halalbihalal di Balai Kota, Pramono Anung: ASN Jakarta Masih WFH 2 Hari Lagi

Halalbihalal di Balai Kota, Pramono Anung: ASN Jakarta Masih WFH 2 Hari Lagi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:54 WIB

Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi

Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:41 WIB

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:33 WIB

Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU

Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:25 WIB

Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas

Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:24 WIB

Tak Sekadar Halalbihalal di Rumah SBY, Puri Cikeas jadi Saksi Cinta Lama Anies-AHY Bersemu Kembali?

Tak Sekadar Halalbihalal di Rumah SBY, Puri Cikeas jadi Saksi Cinta Lama Anies-AHY Bersemu Kembali?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:15 WIB

Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara

Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:13 WIB