Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:20 WIB
Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!
Kolase foto Ebrahim Zolfaghari-Donald Trump [Suara.com]

Suara.com - Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa mereka sedang mempelajari proposal yang diajukan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang berkepanjangan di kawasan Teluk.

Meski demikian, Teheran menegaskan tidak memiliki niat untuk mengadakan pembicaraan langsung guna meredakan konflik Timur Tengah yang kian meluas tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, seperti yang dikutip via Reuters, menyatakan pada hari Rabu bahwa pertukaran pesan melalui mediator "tidak berarti negosiasi dengan AS".

Pernyataan ini menunjukkan adanya sedikit ruang bagi Teheran untuk merundingkan penghentian perang jika tuntutan mereka dipenuhi, meskipun secara publik pejabat Iran terus melontarkan kecaman terhadap prospek perundingan apa pun dengan Washington.

Dalam wawancara di televisi pemerintah, Araqchi mengungkapkan bahwa pesan-pesan yang dikirimkan AS berisi ide-ide yang telah disampaikan kepada otoritas tertinggi Iran.

"Mereka mengajukan ide-ide dalam pesan mereka yang disampaikan kepada otoritas tinggi, dan jika perlu, posisi akan diumumkan oleh mereka," ucap Araqchi.

Selain itu, sumber-sumber regional menyebutkan bahwa Iran telah menekankan kepada para perantara bahwa Lebanon harus dimasukkan ke dalam perjanjian gencatan senjata apa pun dengan AS dan Israel.

Hal ini menunjukkan bahwa Iran tetap memegang peran sentral dalam koordinasi kekuatan di kawasan meskipun berada di bawah tekanan militer yang hebat.

15 Poin Tuntutan Donald Trump

Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah acara di Washington, mengeklaim bahwa para pemimpin Iran sebenarnya sangat ingin mencapai kesepakatan namun terhambat oleh ketakutan internal.

"Mereka sedang bernegosiasi, omong-omong, dan mereka sangat ingin membuat kesepakatan, tetapi mereka takut mengatakannya karena mereka akan dibunuh oleh rakyatnya sendiri. Mereka juga takut akan dibunuh oleh kita," klaim Trump.

Proposal 15 poin milik Trump yang dikirim melalui Pakistan menuntut langkah-langkah drastis dari Iran, di antaranya:

  • Pemusnahan stok uranium yang diperkaya tinggi.
  • Penghentian total aktivitas pengayaan uranium.
  • Pembatasan ketat pada program rudal balistik.
  • Pemutusan pendanaan bagi sekutu-sekutu regional Iran.

Gedung Putih menolak untuk membeberkan detail spesifik dari proposal tersebut namun justru mengancam akan meningkatkan serangan.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan, "Jika mereka gagal memahami bahwa mereka telah dikalahkan secara militer, dan akan terus dikalahkan, Presiden Trump akan memastikan mereka dipukul lebih keras daripada yang pernah mereka rasakan sebelumnya."

Di sisi militer, Laksamana Brad Cooper, kepala Komando Pusat yang memimpin pasukan AS di Timur Tengah, melaporkan bahwa serangan AS telah menghantam lebih dari 10.000 target di dalam Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon

Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:11 WIB

Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran

Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:08 WIB

Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara

Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:43 WIB

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:14 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB