AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

M Nurhadi

Kamis, 26 Maret 2026 | 08:43 WIB
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan telah merilis proposal perdamaian berisi 15 poin yang memuat tuntutan serta tawaran AS-Israel untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung dengan Iran.

Melalui mediasi Pakistan, dokumen tersebut telah disampaikan kepada pihak Teheran sebagai upaya meredakan konflik yang telah mengguncang stabilitas global sejak Februari lalu.

Meski Trump mengeklaim telah terjalin "percakapan yang sangat produktif" pekan ini, otoritas Iran secara konsisten membantah adanya dialog tersebut.

Para pemimpin Iran bahkan mengejek klaim tersebut dengan menyebut bahwa Amerika Serikat hanya sedang "bernegosiasi dengan dirinya sendiri."

Konflik yang dipicu oleh serangan AS dan Israel pada 28 Februari 2026 ini telah memakan biaya yang sangat besar.

Berdasarkan data resmi Kementerian Kesehatan Iran per Selasa (24/3), setidaknya 1.500 orang tewas dan 18.551 lainnya luka-luka di wilayah Iran saja.

Secara global, perang ini telah mengacaukan pasar energi dan bursa saham. Penutupan Selat Hormuz oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)—jalur vital bagi seperlima pasokan minyak dunia—telah melambungkan harga minyak mentah Brent hingga melampaui $100 per barel, naik signifikan dari harga sebelum perang di kisaran $65.

Bedah Fakta: 15 Poin Tuntutan AS-Israel

Rencana perdamaian yang bocor melalui laporan media Israel, Channel 12, mengusulkan gencatan senjata selama 30 hari sebagai langkah awal. Berikut adalah beberapa poin krusial dalam proposal tersebut:

baca juga
  1. Dekonstruksi Nuklir: Pembongkaran fasilitas nuklir di Natanz, Isfahan, dan Fordow, serta penyerahan stok uranium yang diperkaya kepada IAEA.
  2. Pembatasan Militer: Batasan pada jumlah dan jangkauan rudal Iran, serta penghentian dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan.
  3. Keamanan Energi: Pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian serangan terhadap infrastruktur energi di Teluk.
  4. Imbalan Diplomasi: Penghapusan seluruh sanksi terhadap Iran dan dukungan AS untuk pembangkit listrik nuklir sipil di Bushehr.

Dikutip dari Aljazeera, Israel dilaporkan menyetujui kerangka kerja ini "di balik pintu tertutup," namun mereka khawatir Trump akan memberikan terlalu banyak konsesi demi mencapai kesepakatan cepat.

Berbeda dengan konflik singkat pada Juni 2025 yang hanya berfokus pada situs nuklir, perang kali ini diwarnai dengan isu pergantian rezim. Media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas di kantornya pada awal serangan (28/2).

Posisinya kini digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei, sebuah penunjukan yang sempat dikritik Trump sebagai "kesalahan besar." Namun, menariknya, poin mengenai "pergantian rezim" tidak dicantumkan dalam 15 poin rencana perdamaian terbaru ini.

Respons Iran: "Bernegosiasi dengan Diri Sendiri"

Pihak militer Iran tetap pada posisi keras. Juru bicara komando militer gabungan Iran, Ebrahim Zolfaqari, menyatakan bahwa Iran tidak akan pernah bersepakat dengan pihak yang telah menyerang mereka dua kali dalam dua tahun terakhir di tengah proses negosiasi.

Namun, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menunjukkan sikap yang sedikit lebih moderat. Ia menyatakan kesiapan untuk perdamaian asalkan hak-hak sah Iran diakui, adanya pembayaran ganti rugi (reparasi), dan jaminan internasional bahwa agresi serupa tidak akan terulang kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:14 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

News | Senin, 28 September 2026 | 20:20 WIB

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:10 WIB

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Riau | Senin, 28 September 2026 | 20:07 WIB

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 20:05 WIB

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

News | Senin, 28 September 2026 | 19:51 WIB

Maybank Indonesia Kembangkan Bisnis Etiqa melalui Sinergi Grup Keuangan Terintegrasi

Maybank Indonesia Kembangkan Bisnis Etiqa melalui Sinergi Grup Keuangan Terintegrasi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:42 WIB

Gol Justin Hubner Dianulir, Timnas Indonesia Gagal Unggul Cepat atas Malaysia

Gol Justin Hubner Dianulir, Timnas Indonesia Gagal Unggul Cepat atas Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:41 WIB

Nordberg Medical Perkuat Ekspansi Global Lewat Sertifikasi MDR dan MDSAP untuk JULAINE of Sweden

Nordberg Medical Perkuat Ekspansi Global Lewat Sertifikasi MDR dan MDSAP untuk JULAINE of Sweden

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 19:38 WIB

Duel Klasik Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK Masih Banyak Kelihatan Bangku Kosong

Duel Klasik Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK Masih Banyak Kelihatan Bangku Kosong

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:36 WIB

×