Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

M Nurhadi

Kamis, 26 Maret 2026 | 08:43 WIB
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan telah merilis proposal perdamaian berisi 15 poin yang memuat tuntutan serta tawaran AS-Israel untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung dengan Iran.

Melalui mediasi Pakistan, dokumen tersebut telah disampaikan kepada pihak Teheran sebagai upaya meredakan konflik yang telah mengguncang stabilitas global sejak Februari lalu.

Meski Trump mengeklaim telah terjalin "percakapan yang sangat produktif" pekan ini, otoritas Iran secara konsisten membantah adanya dialog tersebut.

Para pemimpin Iran bahkan mengejek klaim tersebut dengan menyebut bahwa Amerika Serikat hanya sedang "bernegosiasi dengan dirinya sendiri."

Konflik yang dipicu oleh serangan AS dan Israel pada 28 Februari 2026 ini telah memakan biaya yang sangat besar.

Berdasarkan data resmi Kementerian Kesehatan Iran per Selasa (24/3), setidaknya 1.500 orang tewas dan 18.551 lainnya luka-luka di wilayah Iran saja.

Secara global, perang ini telah mengacaukan pasar energi dan bursa saham. Penutupan Selat Hormuz oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)—jalur vital bagi seperlima pasokan minyak dunia—telah melambungkan harga minyak mentah Brent hingga melampaui $100 per barel, naik signifikan dari harga sebelum perang di kisaran $65.

Bedah Fakta: 15 Poin Tuntutan AS-Israel

Rencana perdamaian yang bocor melalui laporan media Israel, Channel 12, mengusulkan gencatan senjata selama 30 hari sebagai langkah awal. Berikut adalah beberapa poin krusial dalam proposal tersebut:

baca juga
  1. Dekonstruksi Nuklir: Pembongkaran fasilitas nuklir di Natanz, Isfahan, dan Fordow, serta penyerahan stok uranium yang diperkaya kepada IAEA.
  2. Pembatasan Militer: Batasan pada jumlah dan jangkauan rudal Iran, serta penghentian dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan.
  3. Keamanan Energi: Pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian serangan terhadap infrastruktur energi di Teluk.
  4. Imbalan Diplomasi: Penghapusan seluruh sanksi terhadap Iran dan dukungan AS untuk pembangkit listrik nuklir sipil di Bushehr.

Dikutip dari Aljazeera, Israel dilaporkan menyetujui kerangka kerja ini "di balik pintu tertutup," namun mereka khawatir Trump akan memberikan terlalu banyak konsesi demi mencapai kesepakatan cepat.

Berbeda dengan konflik singkat pada Juni 2025 yang hanya berfokus pada situs nuklir, perang kali ini diwarnai dengan isu pergantian rezim. Media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas di kantornya pada awal serangan (28/2).

Posisinya kini digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei, sebuah penunjukan yang sempat dikritik Trump sebagai "kesalahan besar." Namun, menariknya, poin mengenai "pergantian rezim" tidak dicantumkan dalam 15 poin rencana perdamaian terbaru ini.

Respons Iran: "Bernegosiasi dengan Diri Sendiri"

Pihak militer Iran tetap pada posisi keras. Juru bicara komando militer gabungan Iran, Ebrahim Zolfaqari, menyatakan bahwa Iran tidak akan pernah bersepakat dengan pihak yang telah menyerang mereka dua kali dalam dua tahun terakhir di tengah proses negosiasi.

Namun, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menunjukkan sikap yang sedikit lebih moderat. Ia menyatakan kesiapan untuk perdamaian asalkan hak-hak sah Iran diakui, adanya pembayaran ganti rugi (reparasi), dan jaminan internasional bahwa agresi serupa tidak akan terulang kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:14 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×