Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2026 | 08:43 WIB
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan telah merilis proposal perdamaian berisi 15 poin yang memuat tuntutan serta tawaran AS-Israel untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung dengan Iran.

Melalui mediasi Pakistan, dokumen tersebut telah disampaikan kepada pihak Teheran sebagai upaya meredakan konflik yang telah mengguncang stabilitas global sejak Februari lalu.

Meski Trump mengeklaim telah terjalin "percakapan yang sangat produktif" pekan ini, otoritas Iran secara konsisten membantah adanya dialog tersebut.

Para pemimpin Iran bahkan mengejek klaim tersebut dengan menyebut bahwa Amerika Serikat hanya sedang "bernegosiasi dengan dirinya sendiri."

Konflik yang dipicu oleh serangan AS dan Israel pada 28 Februari 2026 ini telah memakan biaya yang sangat besar.

Berdasarkan data resmi Kementerian Kesehatan Iran per Selasa (24/3), setidaknya 1.500 orang tewas dan 18.551 lainnya luka-luka di wilayah Iran saja.

Secara global, perang ini telah mengacaukan pasar energi dan bursa saham. Penutupan Selat Hormuz oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)—jalur vital bagi seperlima pasokan minyak dunia—telah melambungkan harga minyak mentah Brent hingga melampaui $100 per barel, naik signifikan dari harga sebelum perang di kisaran $65.

Bedah Fakta: 15 Poin Tuntutan AS-Israel

Rencana perdamaian yang bocor melalui laporan media Israel, Channel 12, mengusulkan gencatan senjata selama 30 hari sebagai langkah awal. Berikut adalah beberapa poin krusial dalam proposal tersebut:

  1. Dekonstruksi Nuklir: Pembongkaran fasilitas nuklir di Natanz, Isfahan, dan Fordow, serta penyerahan stok uranium yang diperkaya kepada IAEA.
  2. Pembatasan Militer: Batasan pada jumlah dan jangkauan rudal Iran, serta penghentian dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan.
  3. Keamanan Energi: Pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian serangan terhadap infrastruktur energi di Teluk.
  4. Imbalan Diplomasi: Penghapusan seluruh sanksi terhadap Iran dan dukungan AS untuk pembangkit listrik nuklir sipil di Bushehr.

Dikutip dari Aljazeera, Israel dilaporkan menyetujui kerangka kerja ini "di balik pintu tertutup," namun mereka khawatir Trump akan memberikan terlalu banyak konsesi demi mencapai kesepakatan cepat.

Berbeda dengan konflik singkat pada Juni 2025 yang hanya berfokus pada situs nuklir, perang kali ini diwarnai dengan isu pergantian rezim. Media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas di kantornya pada awal serangan (28/2).

Posisinya kini digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei, sebuah penunjukan yang sempat dikritik Trump sebagai "kesalahan besar." Namun, menariknya, poin mengenai "pergantian rezim" tidak dicantumkan dalam 15 poin rencana perdamaian terbaru ini.

Respons Iran: "Bernegosiasi dengan Diri Sendiri"

Pihak militer Iran tetap pada posisi keras. Juru bicara komando militer gabungan Iran, Ebrahim Zolfaqari, menyatakan bahwa Iran tidak akan pernah bersepakat dengan pihak yang telah menyerang mereka dua kali dalam dua tahun terakhir di tengah proses negosiasi.

Namun, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menunjukkan sikap yang sedikit lebih moderat. Ia menyatakan kesiapan untuk perdamaian asalkan hak-hak sah Iran diakui, adanya pembayaran ganti rugi (reparasi), dan jaminan internasional bahwa agresi serupa tidak akan terulang kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:14 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB