Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

Galih Prasetyo | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2026 | 19:27 WIB
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
Pemerintah Iran mengumumkan penangkapan 14 orang yang dituduh sebagai mata-mata AS-Israel. [Hamiyannevelayat.ir]
  • Pemerintah Iran mengumumkan penangkapan 14 orang dituduh mata-mata AS-Israel di empat provinsi berbeda.
  • Aparat menyita barang bukti termasuk bom rakitan dan perangkat Starlink, operasi diklaim dikendalikan dari Jerman.
  • Para tersangka terbagi tugas mengumpulkan data militer, berhubungan dengan media luar, dan mengirimkan koordinat kilang minyak.

Suara.com - Pemerintah Iran mengumumkan penangkapan 14 orang yang dituduh sebagai mata-mata AS-Israel.

Penangkapan dilakukan di empat provinsi berbeda dalam operasi yang diklaim sebagai upaya menggagalkan aksi teror.

Dalam pernyataannya, Kementerian Intelijen Iran menyebut para tersangka ditangkap berdasarkan perintah pengadilan.

Terduga pelaku tersebar di wilayah Kermanshah, Alborz, Fars, dan Kerman.

“Sebanyak 14 agen musuh Amerika-Zionis dan elemen kelompok teroris telah diidentifikasi dan ditangkap,” demikian pernyataan resmi pemerintah Iran seperti dilansir dari Tasnim News.

Di Kermanshah, aparat menemukan sejumlah barang bukti dari terduga pelaku.

Ilustrasi agen dinas rahasia Israel, Mossad. [Shutterstock]
Ilustrasi agen dinas rahasia Israel, Mossad. [Shutterstock]

“Disita bom rakitan dalam jumlah besar, bahan peledak, sumbu, satu pistol, dan tiga perangkat Starlink,” kata pihak intelijen.

Otoritas intelejen Iran juga mengungkap bahwa sel tersebut diduga dikendalikan dari luar negeri.

“Operasi mereka diarahkan oleh individu di Jerman untuk menyerang pusat pemerintahan dan media,” lanjut pernyataan itu.

Di provinsi Alborz, lima tersangka lain dituduh melakukan pengumpulan data sensitif.

“Mereka memotret lokasi militer dan mengirimkan informasi sebelum dan sesudah serangan kepada musuh,” ujar pihak berwenang.

Petugas juga menyita dokumen mencurigakan. “Ditemukan perintah misi palsu dan alat khusus untuk menembus pengamanan,” tambahnya.

Sementara itu, empat tersangka di Kerman disebut memiliki keterkaitan dengan media yang berbasis di luar negeri.

Terduga pelaku diduga mengirimkan lokasi aparat keamanan Iran ke jaringan tersebut.

Kasus lain terjadi di Fars, di mana satu orang ditangkap karena mengirimkan data kilang minyak.

“Elemen pengkhianat ini memberikan koordinat fasilitas vital untuk potensi serangan,” tegas Kementerian Intelijen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:52 WIB

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:48 WIB

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:30 WIB

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:29 WIB

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB