Antisipasi Kepadatan Angkutan Berat, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjung Priok

Erick Tanjung | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:49 WIB
Antisipasi Kepadatan Angkutan Berat, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjung Priok
Suasana kemacetan menuju ke arah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. [Ist]
  • Polda Metro siapkan rekayasa lalu lintas antisipasi kepadatan angkutan berat Tanjung Priok.
  • Pembatasan angkutan berat berakhir 29 Maret, polisi siagakan skema diskresi lalu lintas.
  • Rekayasa lalu lintas Tanjung Priok disiapkan guna jamin kelancaran distribusi logistik.

Suara.com - Polda Metro Jaya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok guna mengantisipasi kepadatan angkutan berat. Langkah ini diambil menyusul berakhirnya masa pembatasan operasional kendaraan logistik selama libur Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menyatakan bahwa pembatasan angkutan berat dijadwalkan berakhir pada 29 Maret 2026. Setelah tanggal tersebut, aktivitas logistik di Pelabuhan Tanjung Priok diprediksi akan melonjak tajam.

“Setelah tanggal 29, mobilitas angkutan barang akan meningkat secara signifikan. Hal ini yang harus kita antisipasi bersama agar tidak memicu kemacetan parah,” ujar Komarudin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Komarudin menjelaskan bahwa jajarannya telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Pelindo, serta pemangku kepentingan terkait untuk menangani potensi lonjakan aktivitas tersebut. Hasilnya, disepakati penerapan pola rekayasa lalu lintas dan diskresi yang bersifat situasional.

Skema rekayasa dan diskresi tersebut akan mengacu pada model penanganan tahun sebelumnya, namun tetap disesuaikan dengan dinamika kondisi di lapangan saat ini.

“Kami telah menyiapkan skenario rekayasa dan kebijakan diskresi. Penerapannya nanti akan menyesuaikan dengan dinamika volume kendaraan di lapangan,” tambah Komarudin.

Penerapan langkah-langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjamin kelancaran distribusi logistik di kawasan pelabuhan. Komarudin turut mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, menghindari jam-jam sibuk, serta mematuhi arahan petugas di jalan.

“Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti instruksi petugas demi menjaga arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan BBM Dipastikan Aman Selama Arus Balik Lebaran 2026

Pasokan BBM Dipastikan Aman Selama Arus Balik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:44 WIB

Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek

Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:41 WIB

Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini

Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:39 WIB

Terkini

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:47 WIB

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:44 WIB

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:41 WIB

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:24 WIB

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:21 WIB

Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang

Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:18 WIB

Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi

Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:11 WIB

Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden

Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak

DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:52 WIB

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:51 WIB