- Detasemen Gegana Brimob Polda Metro Jaya menyisir 18 gereja prioritas di wilayah Jadetabek pada Kamis, 2 April 2026.
- Tim Penjinak Bom memeriksa seluruh area vital gereja untuk memastikan lokasi aman dari benda mencurigakan sebelum ibadah.
- Hasil operasi menyatakan seluruh gereja telah steril dan siap digunakan umat untuk melaksanakan rangkaian ibadah Paskah dengan aman.
Suara.com - Pasukan elite Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan penyisiran intensif di sejumlah gereja besar di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Langkah sterilisasi ini dilakukan guna menjamin keamanan dan kenyamanan jemaat yang akan merayakan rangkaian ibadah Paskah.
Operasi pengamanan yang melibatkan Unit Penjinak Bom (Jibom) ini menyasar sedikitnya 18 gereja prioritas pada Kamis (2/4/2026). Petugas melakukan pemeriksaan mendalam di setiap sudut bangunan untuk memastikan tidak ada celah bagi gangguan keamanan agar prosesi peribadatan berjalan lancar.
Sebelum penyisiran dimulai, personel berkoordinasi ketat dengan pengelola dan pihak pengamanan internal gereja. Sterilisasi mencakup seluruh area vital, mulai dari ruang utama ibadah, altar, fasilitas pendukung, hingga area parkir di lingkungan sekitar gereja.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, memastikan bahwa seluruh lokasi yang telah diperiksa kini dalam kondisi steril dan siap digunakan untuk kegiatan keagamaan.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan benda mencurigakan, sehingga lokasi dinyatakan aman dan siap digunakan," kata Henik kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
![Pasukan elite Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan penyisiran intensif di sejumlah gereja besar di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), Kamis (2/4/2026). [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/02/72314-paskah.jpg)
Henik menambahkan, pengerahan pasukan Gegana merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mendukung kebebasan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Usai proses sterilisasi rampung, petugas melakukan serah terima resmi dengan pihak pengamanan gereja guna menjaga konsistensi pengamanan selama perayaan Paskah berlangsung.
"Kami memastikan setiap lokasi ibadah dalam kondisi aman, sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman," tegasnya.
Polri juga turut mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan. Warga diminta proaktif melaporkan hal-hal mencurigakan melalui layanan pengaduan 110 agar pihak kepolisian dapat memberikan respons cepat di lapangan.