Perang Dunia di Depan Mata, China Turun Gunung Tekan Amerika - Israel soal Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Senin, 06 April 2026 | 10:19 WIB
Perang Dunia di Depan Mata, China Turun Gunung Tekan Amerika - Israel soal Selat Hormuz
Apakah Kapal Tanker Indonesia Boleh Melewati Selat Hormuz? (Instagram)
baca 10 detik
  • China dan Rusia kompak mendesak gencatan senjata segera guna meredam konflik Iran dan Amerika.

  • Penghentian perang di Timur Tengah sangat vital bagi keamanan jalur distribusi energi Selat Hormuz.

  • Beijing serta Moskow menekankan peran objektif Dewan Keamanan PBB dalam menyelesaikan ketegangan militer global.

Memburuknya Kondisi Kawasan Timur Tengah
Fu Cong juga tidak menutupi fakta bahwa situasi di lapangan saat ini benar-benar sedang berada di titik nadir.

Aksi saling serang yang melibatkan kekuatan militer besar telah menciptakan efek domino yang sangat merugikan bagi masyarakat sipil.

“Situasi di Timur Tengah terus memburuk dan pertempuran masih meningkat,” katanya.

Eskalasi yang terus meroket ini dikhawatirkan akan memicu perang terbuka yang lebih luas jika tidak segera diredam secara kolektif.

Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sebelum dampak kerusakan menjadi semakin tidak terkendali bagi warga di sana.

Keamanan Jalur Navigasi Selat Hormuz
Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian utama adalah keselamatan pelayaran internasional di wilayah Selat Hormuz yang vital.

Wilayah perairan ini merupakan urat nadi distribusi minyak dan energi dunia yang sangat sensitif terhadap gejolak keamanan militer.

Fu Cong berpendapat bahwa gangguan pada jalur navigasi ini akan berimplikasi langsung pada krisis ekonomi di berbagai belahan dunia.

“Cara mendasar untuk mengatasi keamanan navigasi di Selat Hormuz adalah mencapai gencatan senjata dan mengakhiri pertempuran secepat mungkin,” tambahnya.

baca juga

Tanpa adanya penghentian kekerasan, risiko gangguan pada distribusi logistik global akan tetap menghantui pasar internasional secara terus-menerus.

Desakan Rusia Untuk Penghentian Militer
Di sisi lain, Sergey Lavrov selaku perwakilan resmi Moskow juga menyuarakan kekhawatiran yang serupa terkait masa depan kawasan.

Rusia secara tegas meminta agar segala bentuk tindakan agresif yang bersifat provokatif segera diakhiri demi kebaikan bersama.

“Operasi militer harus segera dihentikan,” demikian pandangan yang disampaikan pihak Rusia, sebagaimana dikutip Fu.

Pesan dari Moskow ini menjadi sinyal kuat bahwa Rusia tidak ingin konflik ini berkembang menjadi perang besar yang tak berujung.

Sinergi antara China dan Rusia dalam hal ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman keamanan yang sedang menyelimuti Timur Tengah.

Prioritas Stabilitas Energi dan Global
Kerja sama antara Beijing dan Moskow mencerminkan ambisi besar mereka untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kancah politik dunia.

Stabilitas di Timur Tengah bukan hanya soal perdamaian regional melainkan juga soal keberlangsungan ekonomi bagi banyak negara berkembang.

Dampak dari perang ini jika terus berlanjut akan terasa sangat nyata pada kenaikan harga energi yang memberatkan konsumen.

China dan Rusia menyadari bahwa peran mereka sangat dibutuhkan untuk mencegah keruntuhan ekonomi akibat gangguan pada sektor migas.

Oleh karena itu, langkah-langkah strategis akan terus ditingkatkan demi memastikan jalur komunikasi diplomatik tetap terbuka bagi semua pihak.

Upaya Merajut Perdamaian Permanen
Harapan besar kini tertumpu pada kemampuan Dewan Keamanan PBB untuk menghasilkan resolusi yang mampu ditaati oleh semua aktor.

Penghentian pertempuran adalah langkah awal yang sangat penting sebelum masuk ke tahap pemulihan hubungan diplomatik antarnegara yang bertikai.

Tanpa komitmen yang tulus dari pihak-pihak yang berperang, segala bentuk mediasi internasional akan sulit membuahkan hasil yang maksimal.

Dunia kini menanti tindakan nyata dari para pemimpin global untuk segera menghentikan pertumpahan darah yang sedang berlangsung saat ini.

China dan Rusia dipastikan akan terus berada di garda terdepan dalam mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih damai dan stabil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin

Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin

News | Senin, 06 April 2026 | 10:08 WIB

Iron Dome Jebol, Serangan Rudal Iran Hantam Haifa Israel Akibatkan Bayi Luka Parah

Iron Dome Jebol, Serangan Rudal Iran Hantam Haifa Israel Akibatkan Bayi Luka Parah

News | Senin, 06 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Minyak Mendidih! Tembus 110 Dolar AS per Barel saat Perang Memanas

Harga Minyak Mendidih! Tembus 110 Dolar AS per Barel saat Perang Memanas

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:37 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×