Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'

Bernadette Sariyem | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 12:31 WIB
Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'
Kedutaan Besar Iran di berbagai negara menjadi media sosial sebagai "perang urat saraf" terhadap ancaman-ancaman yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump. [Suara.com]
  • Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran pada Selasa (7/4) jika Selat Hormuz tetap ditutup.
  • Korps diplomatik Iran merespons ancaman verbal kasar Trump melalui unggahan sindiran, meme, dan kritik tajam di media sosial.
  • Pejabat tinggi Iran memperingatkan bahwa agresi militer AS tersebut berisiko memicu konflik besar dan melanggar hukum internasional.

Suara.com - Dunia maya mendadak berubah menjadi medan pertempuran diplomatik yang tidak biasa, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan beragam ancaman keras untuk menghancurkan Iran sehingga 'kembali ke zaman batu'.

Sejak Perang Iran versus AS dan Israel berlangsung pada 28 Februari 2026, Trump kerapkali melontarkan ancaman secara verbal, baik dalam pidato maupun unggahan-unggahannya di media sosial Truth Social.

Ancaman-ancaman Trump itu seringkali disertai caci-maki maupun bahasa yang kasar. Namun, pihak Teheran justru menanggapi hal itu secara santai alias selow.

Alih-alih hanya mengeluarkan pernyataan militer yang kaku, kedutaan besar dan konsulat Iran di seluruh dunia justru menggunakan media sosial X (dahulu Twitter) untuk mengejek Trump dengan campuran humor, meme, dan kritik tajam.

Terbaru, hal itu terjadi ketika Trump mengunggah peringatan penuh umpatan di platform Truth Social.

Ia mengancam akan menjadikan hari Selasa (7/4) besok, sebagai waktu penghancuran bagi jembatan dan pembangkit listrik di Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka.

“Hari Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya dirangkum menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat itu sialan, kalian bajingan gila, atau kalian akan hidup di Neraka – LIHAT SAJA! Puji Allah,” tulis Trump dalam unggahan yang memicu kemarahan sekaligus ejekan tersebut.

'Perang Meme dan Satire'

Respons terkoordinasi dari korps diplomatik Iran muncul hampir seketika. Kedutaan Besar Iran di Bulgaria, misalnya, mengunggah tangkapan layar pernyataan Trump dengan pesan singkat yang meremehkan.

“Tenang saja, macan. Tetaplah tenang.” tulis Kedutaan Iran di Bulgaria melalui akun resminya.

Tak mau ketinggalan, Konsulat Iran di Hyderabad, India, mengunggah sebuah video meme dengan takarir yang menyindir kebiasaan Trump mengubah-ubah tenggat waktu.

Sementara itu, Kedutaan Besar Iran di Thailand melontarkan kritik yang lebih filosofis sekaligus pedas mengenai standar kepemimpinan seorang presiden.

“Kami tahu bahwa beberapa orang Amerika mengumpat, tetapi apakah ini yang terbaik dan terhalus dari Anda sebagai Presiden AS? Apakah ini cara Anda ingin direpresentasikan di dunia? Jaga bahasamu!” tulis pihak kedutaan.

Dalam unggahan lanjutannya, Kedutaan Iran di Thailand bahkan menyamakan gaya komunikasi Trump dengan perilaku remaja yang tidak dewasa.

“Menilai dari cara Presiden AS mengumpat seperti remaja, tampaknya AS telah mencapai Zaman Batu lebih cepat dari yang diperkirakan.” tambah mereka, merujuk pada ancaman Menteri Pertahanan AS sebelumnya yang ingin mengirim Iran kembali ke Zaman Batu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga

Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga

News | Senin, 06 April 2026 | 12:07 WIB

Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel

Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 12:06 WIB

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:02 WIB

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

News | Senin, 06 April 2026 | 11:25 WIB

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

News | Senin, 06 April 2026 | 11:12 WIB

Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS

Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS

News | Senin, 06 April 2026 | 11:11 WIB

Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel

Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 11:06 WIB

Terkini

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:43 WIB

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:21 WIB

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:11 WIB

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10 WIB

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:51 WIB