Israel Mulai Hancurkan Masjid di Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 07 April 2026 | 10:27 WIB
Israel Mulai Hancurkan Masjid di Iran
Serangan udara Amerika dan Israel menghancurkan Universitas Sharif Teheran dan mengancam masa depan intelektual Iran. (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Amerika dan Israel menyerang Universitas Sharif Teheran hingga merusak masjid dan fasilitas umum.

  • Lebih dari 30 universitas di Iran hancur akibat strategi militer yang menyasar pusat intelektual.

  • Menteri Sains Iran menyebut serangan kampus sebagai upaya mengembalikan negara mereka ke Zaman Batu.

Pemerintah Iran mencatat bahwa puluhan lembaga pendidikan tinggi telah menjadi korban langsung dari ledakan bom udara.

"Hingga saat ini, lebih dari 30 universitas telah menjadi target langsung," ujar Sarraf pada Minggu.

Pekan sebelumnya, militer Israel juga diketahui telah meluluhlantakkan Universitas Shahid Beheshti yang berlokasi di Teheran Utara.

Kampus tersebut bukan sekadar tempat belajar biasa, melainkan pusat riset strategis yang sangat krusial bagi pemerintah.

Fasilitas lain seperti Institut Riset Laser dan Plasma juga dilaporkan hancur akibat serangan udara dari pasukan Zionis.

Langkah penghancuran ini dianggap sebagai upaya untuk menghambat kemajuan teknologi dan sains yang sedang dikembangkan Iran.

Pemerintah Iran menilai tindakan ini merupakan sebuah upaya paksa untuk menghentikan inovasi domestik mereka secara permanen.

"Menyerang universitas dan pusat penelitian berarti membawa kita kembali ke Zaman Batu," kata Sarraf lagi.

Strategi militer Israel memang memfokuskan gempuran pada lokasi-lokasi pengembangan persenjataan dan program nuklir yang dianggap mengancam.

baca juga

Pelemahan struktur pertahanan Iran dilakukan dengan cara menghancurkan fondasi ilmu pengetahuan dan laboratorium penelitian tingkat tinggi.

Selain infrastruktur fisik, keselamatan para akademisi kini berada dalam ancaman serius akibat eskalasi perang yang terbuka.

Sarraf mengungkapkan bahwa Amerika Serikat dan Israel tidak hanya mengincar bangunan, tetapi juga nyawa para pakar.

Para profesor dan peneliti jenius menjadi target operasi untuk memutus rantai regenerasi ilmu pengetahuan di negara Iran.

Data masa lalu menunjukkan bahwa banyak tenaga ahli yang telah kehilangan nyawa dalam konflik bersenjata sebelumnya.

Dalam Perang 12 Hari tahun lalu, sebanyak beberapa pakar tewas imbas serangan kedua negara tersebut.

Kehancuran universitas-universitas ini menimbulkan trauma mendalam bagi ribuan mahasiswa yang kini kehilangan tempat untuk menimba ilmu.

Serangan di Universitas Sharif menjadi simbol betapa rentannya sektor sipil dan pendidikan di tengah ketegangan geopolitik global.

Kini publik internasional menantikan langkah diplomatik untuk menghentikan kehancuran total pada situs-situs ilmu pengetahuan di Teheran.

Dunia akademik global mulai menyuarakan keprihatinan atas hilangnya fasilitas riset yang seharusnya dilindungi dari konflik bersenjata.

Masa depan generasi muda Iran terancam suram jika pusat-pusat pendidikan terus dihujani bom setiap harinya tanpa henti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump

Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:44 WIB

10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi

10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:36 WIB

AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah

AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:23 WIB

Terkini

Mulai Tahun Ini, 13 Juli Resmi Diperingati sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Mulai Tahun Ini, 13 Juli Resmi Diperingati sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:23 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:37 WIB

Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi

Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:30 WIB

Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei

Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:05 WIB

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

×