- Pemerintah Israel membantah klaim Iran bahwa militer mereka sengaja menargetkan Sinagoga Rafi-Nia di Teheran dalam serangan terbaru.
- Intelijen Israel menyebut kerusakan sinagoga merupakan dampak insiden tidak sengaja saat menargetkan bangunan di sekitar lokasi tersebut.
- Komunitas Yahudi Iran mengecam keras serangan militer Israel yang menyebabkan kehancuran total pada bangunan serta kitab Taurat mereka.
Suara.com - Pemerintah Israel membantah klaim pihak Iran yang menyebut rudal mereka menghantam sinagoga Rafi-Nia di Teheran, Iran.
Pernyataan ini bukan datang dari pernyataan resmi pemerintahan Benjamin Netanyahu, namun dari seorang pejabat yang tak mau diungkap identitasnya.
Menurut pejabat tersebut, militer Israel tidak menjadikan sinagoga sebagai target utama mereka.
Secara tidak langsung, menurut pejabat tersebut, hancurnya sinagoga karena rudal merupakan insiden yang tidak sengaja.
“Israel tidak menargetkan sinagoga. Siapa pun yang mengatakan sebaliknya menganggap Anda mudah dibohongi,” ujarnya kepada The Times of Israel.
Sementara itu, dalam laporan yang dipublikasikan media Israel lainnya, Maariv, pihak pemerintah Benjamin Netanyahu menganggap narasi hancurnya sinagoga di Teheran sebagai aksi untuk memicu sentimen global terhadap Israel.
![Seorang warga Yahudi Iran tengah menatap Sinagoge Rafi-Nia, Teheran, Iran, yang hancur dibom Israel, Selasa (7/4/2026). Tampak pula Tanakh, kitab suci Yahudi di antara puing-puing sinagoge itu (kanan). [MEHR News Agency]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/07/27062-sinagoge-rafi-nia-iran-dibom-israel-yahudi-iran-dibom.jpg)
“Peristiwa terbaru diterjemahkan menjadi kampanye hasutan tanpa preseden, dengan penggunaan narasi palsu dan perang informasi psikologis,” demikian isi laporan tersebut.
Menariknya, analisis intelijen Israel menyebut target utama kemungkinan adalah bangunan di sekitar lokasi.
“Ledakan kuat menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan, termasuk sinagoga, yang diduga bukan target utama,” tulis laporan itu.
Sementara itu, Tokoh komunitas Yahudi Iran, Yunus Hamami Lalehzar hadir di lokasi sinagoga yang hancur akibat rudal Iran.
Pihak komunitas Yahudi Iran mengecam serangan Israel terhadap sinagoga Rafi-Nia. Menurut mereka, aksi Israel sangat biadab dan mengutuk tindakan militer AS-Israel terhadap Iran.
“Kami mengutuk serangan brutal yang dilakukan musuh Amerika-Israel terhadap tanah air kami dan Sinagoga Rafi-Nia,” bunyi pernyataan itu.
“Kami akan berdiri bersama rakyat dan pemerintah hingga napas terakhir untuk membela tanah air,” lanjut pernyataan tersebut.
Perwakilan Yahudi di parlemen Iran, Homayoun Sameh, juga melontarkan kritik tajam.
“Rezim Zionis tidak menunjukkan belas kasihan, bahkan saat hari raya Yahudi,” ujarnya.