Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 07 April 2026 | 15:40 WIB
Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang
ILUSTRASI kawan Gaza.
baca 10 detik
  • Serangan udara Israel di Maghazi tewaskan 10 warga saat gencatan senjata berlangsung.

  • WHO hentikan evakuasi medis setelah seorang kontraktornya tewas akibat insiden keamanan.

  • Hamas tolak pelucutan senjata karena menilai itu bagian dari upaya kelanjutan genosida.

Suara.com - Gelombang kekerasan terbaru kembali mengguncang wilayah Jalur Gaza pada hari Senin yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Sebuah serangan udara yang diluncurkan militer Israel menghantam area dekat sekolah yang menjadi tempat perlindungan warga sipil.

Otoritas kesehatan setempat melaporkan bahwa setidaknya sepuluh orang kehilangan nyawa dan banyak lainnya mengalami luka-luka.

Insiden tragis ini terjadi di tengah kondisi gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat yang kini semakin rapuh.

Ketegangan meningkat saat proses evakuasi medis terpaksa dihentikan akibat situasi keamanan yang kian memburuk di lapangan.

Sebelum rudal menghantam, laporan warga menyebutkan adanya pertikaian antara penduduk lokal dengan milisi pro-Israel.

Warga menuduh kelompok milisi tersebut mencoba melakukan penculikan terhadap beberapa orang di sekitar area sekolah tersebut.

Dikutip dari France 24, Lokasi kejadian perkara berada di sisi timur kamp pengungsi Maghazi yang terletak di bagian tengah Gaza.

Dua rudal yang dilepaskan dari pesawat nirawak Israel langsung menyasar kerumunan di kawasan pemukiman yang sangat padat.

baca juga

Mayoritas korban yang terkena dampak merupakan warga Palestina yang sedang mencari tempat perlindungan dari konflik.

Ahmed al-Maghazi, seorang saksi mata di tempat kejadian, mengungkapkan kronologi awal sebelum serangan udara itu terjadi.

Ia menyatakan bahwa wilayah mereka didatangi oleh anggota milisi yang beroperasi di bawah kendali pasukan pendudukan Israel.

Milisi tersebut dilaporkan melepaskan tembakan yang kemudian memicu perlawanan spontan dari para penduduk setempat yang merasa terancam.

"Penduduk mencoba mempertahankan rumah mereka, tetapi pasukan pendudukan menargetkan mereka secara langsung," katanya kepada Reuters.

Pihak milisi kemudian mengklaim melalui sebuah video bahwa mereka telah menewaskan lima anggota kelompok Hamas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kegentingan Meningkat di Teluk: Israel Larang Warga Iran Naik Kereta, Arab Saudi Tutup Jembatan

Kegentingan Meningkat di Teluk: Israel Larang Warga Iran Naik Kereta, Arab Saudi Tutup Jembatan

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:05 WIB

Sekolah Musik Honiak Iran Hancur Kena Rudal Israel, Pemilik: Aset 15 Tahun Lenyap dalam Semalam

Sekolah Musik Honiak Iran Hancur Kena Rudal Israel, Pemilik: Aset 15 Tahun Lenyap dalam Semalam

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:38 WIB

Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup

Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:32 WIB

Terkini

1.500 Mahasiswa Unhan Turun ke Sekolah Rakyat, Bantu Siswa Belajar Disiplin hingga Mandiri

1.500 Mahasiswa Unhan Turun ke Sekolah Rakyat, Bantu Siswa Belajar Disiplin hingga Mandiri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia

Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas

Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?

Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:10 WIB

×