Tak Hanya Anak, Vaksin Campak Kini Bisa Digunakan Orang Dewasa

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 16:03 WIB
Tak Hanya Anak, Vaksin Campak Kini Bisa Digunakan Orang Dewasa
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar. (Suara.com/Nur Saylil Inayah)
  • BPOM resmi menyetujui penggunaan vaksin campak produksi Bio Farma bagi orang dewasa berisiko tinggi mulai 7 April 2026.
  • Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan kesehatan nasional menghadapi risiko penularan campak pada kelompok dewasa.
  • Perluasan indikasi vaksin dilakukan untuk menambah ketersediaan stok vaksin guna mengatasi endemi campak setelah melalui serangkaian evaluasi ketat.

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memperluas penggunaan vaksin campak produksi Bio Farma untuk kelompok usia dewasa, khususnya mereka yang berisiko tinggi terpapar, termasuk tenaga kesehatan.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyebut keputusan ini mulai berlaku per 7 April 2026, setelah melalui serangkaian evaluasi.

“Terhitung per tanggal 7 April 2026, Badan POM secara resmi menetapkan persetujuan penggunaan vaksin campak Bio Farma untuk kelompok usia dewasa yang berisiko terinfeksi campak,” kata Taruna dalam konferensi di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Perluasan ini muncul di tengah kekhawatiran penularan campak yang tidak lagi terbatas pada anak-anak. Sejumlah tenaga kesehatan dilaporkan ikut terpapar, bahkan hingga meninggal dunia.

“Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan Indonesia,” ujar Taruna.

Ia menegaskan, vaksin campak kini tidak hanya diperuntukkan bagi anak, tetapi juga orang dewasa yang memiliki risiko tinggi.

BPOM menyebut keputusan ini tidak diambil secara sepihak. Prosesnya melibatkan konsultasi dengan World Health Organization (WHO) serta koordinasi dengan komite nasional penilai obat. Selain itu, evaluasi juga mencakup data uji klinik berbagai vaksin campak yang tersedia.

“Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, terhitung 7 April BPOM RI secara resmi menetapkan persetujuan vaksin campak Bio Farma untuk kelompok dewasa yang berisiko sakit campak,” ujar Taruna.

BPOM mencatat, pada minggu pertama 2026 terdapat 2.220 kasus campak. Angka ini kemudian turun menjadi 146 kasus pada pertengahan Maret, atau berkurang sekitar 93 persen.

Di sisi lain, BPOM berfokus pada memastikan ketersediaan vaksin. Sebelumnya, BPOM telah memberikan izin penggunaan vaksin campak untuk dewasa dari produsen lain, seperti vaksin MMR buatan GlaxoSmithKline dan Merck & Co.

Namun vaksin produksi Bio Farma belum masuk dalam kategori tersebut. Perluasan indikasi ini disebut sebagai langkah untuk menambah ketersediaan stok.

“Dengan ketersediaan vaksin yang telah mendapat persetujuan tadi, kejadian luar biasa ataupun endemiknya campak yang telah terjadi di negeri kita bisa segera diatasi,” kata Taruna.

Keputusan ini menandai perubahan pendekatan dalam penanganan campak, dari yang sebelumnya berfokus pada anak-anak menjadi menjangkau kelompok dewasa yang rentan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:41 WIB

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

News | Senin, 06 April 2026 | 15:53 WIB

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

News | Senin, 06 April 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan

Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:57 WIB

KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara

KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:56 WIB

Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia

Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:53 WIB

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Kepala BGN Ungkap Harga Satu Unit Motor Listrik untuk SPPG Rp42 Juta: Belinya di Bawah Pasaran

Kepala BGN Ungkap Harga Satu Unit Motor Listrik untuk SPPG Rp42 Juta: Belinya di Bawah Pasaran

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:46 WIB

Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu

Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:44 WIB

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:37 WIB

Soroti Kebutuhan Talenta Data di Era Digital, Mahasiswa Kampus Ini Raih Tiga Prestasi Nasional

Soroti Kebutuhan Talenta Data di Era Digital, Mahasiswa Kampus Ini Raih Tiga Prestasi Nasional

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:36 WIB

'Mata Andrie Adalah Mata Rakyat!' Keluarga Korban Kekerasan TNI Bersatu Tolak Peradilan Militer

'Mata Andrie Adalah Mata Rakyat!' Keluarga Korban Kekerasan TNI Bersatu Tolak Peradilan Militer

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:35 WIB