Polisi Intip Polisi! Briptu BTS Nekat Rekam Polwan di Kamar Mandi Asrama, Terancam Sanksi Etik

Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 16:53 WIB
Polisi Intip Polisi! Briptu BTS Nekat Rekam Polwan di Kamar Mandi Asrama, Terancam Sanksi Etik
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto/ ANTARA/I.C. Senjaya
  • Briptu BTS diduga merekam seorang Polwan di kamar mandi asrama SPN Polda Jawa Tengah pada September 2025 lalu.
  • Propam Polda Jawa Tengah sedang mendalami kasus asusila tersebut melalui proses penyidikan internal serta sidang kode etik profesi.
  • Briptu BTS kini dalam pemantauan ketat pihak berwenang dan terancam sanksi berat jika terbukti melakukan pelanggaran disiplin kepolisian.

Suara.com - Institusi kepolisian kembali diguncang isu miring dari dalam asrama. Seorang anggota polisi berinisial Briptu BTS dilaporkan atas dugaan pelanggaran kesusilaan yang tergolong nekat, merekam seorang Polisi Wanita (Polwan) saat tengah berada di kamar mandi.

Insiden memalukan ini dilaporkan terjadi di lingkungan asrama Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Tengah pada September 2025 lalu. Kini, nasib Briptu BTS berada di ujung tanduk seiring dengan proses penyidikan internal yang tengah berjalan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto menegaskan bahwa kasus ini sedang didalami secara serius oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng.

"Saat ini proses masih berjalan sebagai bagian dari pendalaman untuk memastikan penanganan yang komprehensif dalam rangka sidang kode etik," ujar Artanto di Semarang, Rabu (8/4/2026).

Bermula dari Laporan Provos

Kasus ini mencuat setelah korban melaporkan tindakan Briptu BTS ke Unit Provos SPN Polda Jawa Tengah. Laporan tersebut kemudian ditarik ke Polda Jawa Tengah untuk ditangani secara lebih luas oleh Bidpropam.

Artanto memastikan pihaknya tidak akan pandang bulu dalam menyikapi tindakan pelecehan di lingkungan kepolisian. Ia menjamin proses hukum internal akan berjalan transparan.

"Setiap laporan yang masuk akan diproses secara profesional dan objektif," tegasnya.

Hingga kekinian, baru satu korban yang secara resmi melaporkan tindakan asusila tersebut.
Terkait alasan atau motif di balik aksi rekam diam-diam tersebut, Artanto menyebut hal itu akan dibedah secara mendalam dalam persidangan nanti.

"Berkaitan dengan motif terlapor, hal tersebut akan diungkap dalam sidang kode etik profesi," jelas Artanto.

Saat ini, Briptu BTS diketahui masih bertugas di SPN Polda Jawa Tengah. Namun, ruang geraknya dipantau ketat oleh tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng untuk memastikan tidak ada gangguan pada proses pemeriksaan.

Sanksi berat kini menanti Briptu BTS jika dalam sidang kode etik terbukti melakukan pelanggaran berat yang mencoreng martabat kepolisian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Urat Malu Putus?' Viral Pria Diduga TNI Cekcok dengan Polisi Gegara Terobos Lampu Merah

'Urat Malu Putus?' Viral Pria Diduga TNI Cekcok dengan Polisi Gegara Terobos Lampu Merah

News | Rabu, 08 April 2026 | 09:03 WIB

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Waspada Calo Akpol! Polri: Tidak Ada Kuota Khusus, Semua Lewat Jalur Resmi

Waspada Calo Akpol! Polri: Tidak Ada Kuota Khusus, Semua Lewat Jalur Resmi

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:17 WIB

Terkini

Yassierli Lantik 12 Pejabat, Tekankan Jabatan sebagai Amanah dan Prioritas Layanan Publik

Yassierli Lantik 12 Pejabat, Tekankan Jabatan sebagai Amanah dan Prioritas Layanan Publik

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:41 WIB

Viral Deretan Motor Berlogo BGN, Dadan Hindayana: Untuk Operasional MBG di Daerah Sulit

Viral Deretan Motor Berlogo BGN, Dadan Hindayana: Untuk Operasional MBG di Daerah Sulit

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:34 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya

Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:22 WIB

Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji

Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:17 WIB

Dasco Dinilai Sukses Terapkan 'Manajemen Persaudaraan' Lawan Politik 'Devide et Impera'

Dasco Dinilai Sukses Terapkan 'Manajemen Persaudaraan' Lawan Politik 'Devide et Impera'

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:14 WIB

BNN Usul Vape Dilarang, Legislator DPR: Harus Dikaji Matang, Banyak UMKM Terlibat

BNN Usul Vape Dilarang, Legislator DPR: Harus Dikaji Matang, Banyak UMKM Terlibat

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:11 WIB

Prabowo Evaluasi Kabinet Setiap Hari, Mensesneg: Belum Ada Rencana Reshuffle

Prabowo Evaluasi Kabinet Setiap Hari, Mensesneg: Belum Ada Rencana Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:10 WIB

Prabowo Klaim Kondisi RI Jauh Lebih Baik dari Negara Lain di Tengah Lonjakan Harga Energi Dunia

Prabowo Klaim Kondisi RI Jauh Lebih Baik dari Negara Lain di Tengah Lonjakan Harga Energi Dunia

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:07 WIB

Dinkes DKI Pastikan Belum Ada Kasus Positif Campak di Jakarta, Pengawasan Tetap Diperketat

Dinkes DKI Pastikan Belum Ada Kasus Positif Campak di Jakarta, Pengawasan Tetap Diperketat

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:07 WIB

Tak Hanya Anak, Vaksin Campak Kini Bisa Digunakan Orang Dewasa

Tak Hanya Anak, Vaksin Campak Kini Bisa Digunakan Orang Dewasa

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:03 WIB