Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 11:25 WIB
Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata
Rudal Iran (Tanimnews)
baca 10 detik
  • Iran mengancam hukum Israel karena melanggar poin gencatan senjata dengan menyerang wilayah Lebanon.

  • Presiden Pezeshkian sebut penghentian serangan di Lebanon adalah syarat utama perjanjian damai Teheran-AS.

  • Serangan Israel menewaskan 254 orang meski kesepakatan gencatan senjata baru saja diumumkan resmi.

Detail kesepakatan ini disampaikan langsung oleh Presiden Pezeshkian saat berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan Emmanuel Macron.

Presiden Perancis tersebut dihubungi pada hari Rabu guna membahas perkembangan situasi keamanan di perbatasan Lebanon.

Pezeshkian mengungkapkan bahwa tuntutan berhentinya serangan Israel adalah satu dari sepuluh poin syarat yang dilampirkan.

Dalam dialog tersebut, ia juga menyinggung peran krusial Perancis sebagai penjamin dalam sejarah gencatan senjata sebelumnya.

Teheran merasa telah menunjukkan itikad baik dan sikap bertanggung jawab demi mengupayakan perdamaian yang berkelanjutan.

Langkah damai ini diambil untuk memuluskan jalan menuju resolusi akhir penghentian perang yang dimulai sejak Februari lalu.

Namun, realita di lapangan justru menunjukkan pemandangan yang sangat kontras dengan semangat perdamaian tersebut.

Hanya berselang sehari setelah pengumuman gencatan senjata, militer Israel meluncurkan serangan udara secara masif ke Lebanon.

Data dari Pertahanan Sipil Lebanon mencatat sedikitnya 254 nyawa melayang akibat serangan udara yang membabi buta.

baca juga

Selain korban jiwa, tercatat ada 1.165 warga sipil lainnya yang mengalami luka-luka akibat hantaman proyektil.

Perbedaan pandangan yang sangat tajam kini terjadi antara pihak Iran dan otoritas Israel terkait aturan main.

Pejabat Iran dan Pakistan bersikeras bahwa Lebanon secara otomatis terlindungi dalam payung perjanjian dengan Amerika Serikat.

Di sisi lain, pemerintah Israel justru mengklaim bahwa Lebanon bukan merupakan bagian dari objek gencatan senjata.

Ketidaksamaan persepsi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya perang yang jauh lebih besar di masa depan.

Iran kini dalam posisi bersiap untuk memberikan balasan militer guna menegakkan poin-poin yang mereka anggap sah.

Kondisi keamanan di Beirut dan sekitarnya pun kini berada dalam status yang sangat rawan dan tidak menentu.

Dunia internasional kini menanti reaksi Amerika Serikat sebagai mitra perjanjian Iran dalam menanggapi aksi Israel tersebut.

Jika tidak ada langkah diplomasi cepat, kawasan ini berisiko jatuh kembali ke dalam siklus kekerasan yang mematikan.

Saat ini militer Iran dilaporkan terus memantau setiap pergerakan pesawat tempur Israel di langit Lebanon secara intensif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:32 WIB

Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran

Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:21 WIB

Terkini

Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×