Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Muhammad Yasir, Faqih Fathurrahman

Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Satpol PP DKI Jakarta berkoordinasi dengan TNI dan Polri menertibkan aksi premanisme di kawasan Tanah Abang.
  • Petugas membongkar pangkalan bajaj ilegal guna menghilangkan praktik pungutan liar sekaligus mengurai kemacetan lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan.
  • Tindakan tegas tersebut merupakan instruksi Gubernur Pramono Anung sebagai respons atas laporan sopir bajaj yang dipalak setiap hari.

Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta berkoordinasi dengan jajaran TNI dan Polri untuk memberantas aksi premanisme di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selain menyasar para pelaku pemalakan, petugas juga menertibkan pangkalan bajaj liar yang selama ini menjadi salah satu pemicu pungutan liar (pungli) dan kemacetan.

Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyatakan bahwa pembersihan pangkalan bajaj di bahu jalan merupakan strategi untuk memutus ruang gerak para preman.

Menurutnya, ketidaktertiban di lapangan sering kali dimanfaatkan oknum untuk mencari keuntungan pribadi melalui "uang jatah".

“Nah, makanya tadi pagi jajaran Satpol PP sudah melakukan penertiban untuk pangkalan Bajaj-Bajajnya kita tertibkan gitu loh agar tidak mangkal di situ,” ujar Satriadi saat dikonfirmasi, Minggu (12/4/2026).

Satriadi juga menjelaskan, keberadaan pangkalan yang tidak resmi di sekitar pusat perbelanjaan tersebut menjadi daya tarik bagi para pemalak.

“Karena memang kadang-kadang daya tariknya mereka tuh manakala ada yang menguntungkan gitu, atau berusaha dia berusaha untuk jatah-jatahan gitu ya, jatah preman gitu,” jelasnya.

Selain masalah keamanan, pangkalan bajaj liar tersebut dikeluhkan sebagai penyebab utama kemacetan di kawasan Tanah Abang. Satpol PP kini memperkuat koordinasi dengan Polsek Metro Tanah Abang untuk menindak aspek pidana dari pungli tersebut.

“Hal ini juga terus selalu kita lakukan koordinasi dengan Polsek, kepolisian dan lain sebagainya. Karena kan sebenarnya tindakan pungli itu kan sudah pidana kan ya, harusnya kan memang masuknya ke ranahnya ranah kepolisian,” tambah Satriadi.

Langkah tegas ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang merespons video viral mengenai sopir bajaj yang dipalak Rp100 ribu per hari.

baca juga

Pramono secara khusus telah meminta Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk tidak berkompromi dengan aksi kriminal yang merugikan masyarakat kecil.

“Saya sudah meminta kepada Satpol PP, kepada Kepala Dinas untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal itu,” kata Pramono di Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026).

Pramono juga menegaskan komitmennya untuk membersihkan Jakarta dari praktik premanisme yang menghambat aktivitas ekonomi warga.

“Tidak ada kompromi lagi. Jadi premanisme di Jakarta, saya sebagai Gubernur, saya tidak ragu-ragu untuk itu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:00 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

Terkini

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

×