Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
Inggris menegaskan tidak terlibat blokade militer AS di Iran demi menjaga stabilitas ekonomi global. (BBC)
  • Inggris menolak ikut blokade militer AS di Iran untuk mencegah krisis ekonomi lebih lanjut.

  • Keir Starmer memprioritaskan diplomasi dan kebebasan navigasi global di perairan Selat Hormuz sekarang.

  • Harga minyak dunia melonjak hingga 100 dolar AS akibat penutupan jalur energi strategis tersebut.

Suara.com - Inggris secara resmi menyatakan tidak akan mengerahkan armada kapal perang maupun personel militernya untuk membantu Amerika Serikat melaksanakan blokade pelabuhan Iran.

Langkah diplomatik ini diambil untuk memastikan Selat Hormuz tetap terbuka bagi jalur perdagangan internasional yang sangat krusial bagi biaya hidup masyarakat.

Dikutip dari BBC, Sikap London menonjolkan perbedaan strategi dengan Washington yang memilih jalur konfrontasi fisik langsung melalui penutupan akses maritim di wilayah Teluk tersebut.

Ilustrasi Selat Hormuz [Suara.com/AI-HD]
Ilustrasi Selat Hormuz [Suara.com/AI-HD]

Keputusan ini menjadi titik tekan baru dalam dinamika hubungan transatlantik di tengah upaya dunia meredam lonjakan harga energi akibat ketegangan regional.

Meskipun menarik diri dari aksi blokade, aset pembersih ranjau dan sistem anti-drone Inggris dipastikan tetap beroperasi di kawasan strategis tersebut.

Seorang juru bicara pemerintah Inggris memberikan pernyataan resmi mengenai posisi strategis negara tersebut dalam menghadapi krisis di wilayah perairan Iran.

"Kami terus mendukung kebebasan navigasi dan pembukaan Selat Hormuz, yang sangat dibutuhkan untuk mendukung ekonomi global dan biaya hidup di tanah air," ujarnya.

Pernyataan ini muncul menyusul kegagalan perundingan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan mengakhiri permusuhan di Timur Tengah.

Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer terus mendesak dilakukannya de-eskalasi secara menyeluruh guna menghindari dampak buruk yang lebih luas bagi keamanan dunia.

Ketegangan ini memuncak setelah delegasi kedua negara bertemu di Islamabad, Pakistan, namun gagal menghasilkan kesepakatan damai yang permanen bagi kedua pihak.

Sikap Tegas Amerika Serikat dalam Menutup Akses

Menanggapi buntu-nya negosiasi, Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan drastis untuk menutup seluruh akses keluar masuk kapal di perairan strategis itu.

Donald Trump secara tegas menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mulai "MEMBLOKADE setiap dan semua kapal yang mencoba memasuki, atau meninggalkan, Selat Hormuz".

Komando Pusat AS atau Centcom menyusul dengan konfirmasi bahwa mereka akan melaksanakan perintah tersebut secara tidak memihak pada semua jenis kapal niaga.

Operasi pemblokiran ini mencakup seluruh kapal yang terafiliasi dengan pelabuhan Iran, termasuk yang berada di kawasan Teluk Arab dan Teluk Oman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

News | Senin, 13 April 2026 | 14:01 WIB

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

News | Senin, 13 April 2026 | 13:58 WIB

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

News | Senin, 13 April 2026 | 13:54 WIB

Jubir Jusuf Kalla Respons Laporan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama saat Ceramah di UGM

Jubir Jusuf Kalla Respons Laporan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama saat Ceramah di UGM

News | Senin, 13 April 2026 | 13:48 WIB

Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar

Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar

News | Senin, 13 April 2026 | 13:43 WIB

Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:37 WIB

Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta

Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 13:36 WIB

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB