Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota
Komunitas pencita catur bernama "Gajah Juanda".di Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/ Tsabita Aulia)
  • Komunitas Gajah Juanda berdiri sejak tiga tahun lalu di trotoar Jalan Ir. Haji Juanda, Bogor sebagai organisasi catur resmi.
  • Berbagai kalangan masyarakat melebur dalam komunitas tersebut untuk bermain catur, mengasah mental atlet junior, serta menyelenggarakan turnamen rutin.
  • Komunitas ini berharap pemerintah Kota Bogor menyediakan fasilitas meja catur permanen agar aktivitas mereka lebih nyaman dan terorganisir.

Suara.com - Di bawah tajuk pohon-pohon besar yang memayungi trotoar Jalan Ir. Haji Juanda, Bogor, Jawa Barat, denyut nadi kota berdetak tanpa ampun. Deru mesin mobil dan simfoni klakson motor seolah menjadi musik latar yang tak pernah berhenti.

Namun, cobalah melambatkan langkah sejenak di salah satu sudutnya. Anda akan menemukan sebuah anomali: sebuah dunia yang hanya terdiri dari 64 petak hitam dan putih.

Inilah markas "Gajah Juanda". Tanpa sekat tembok beton, tanpa pendingin ruangan, apalagi kemewahan kafe kekinian.

Komunitas ini memilih ubin trotoar sebagai medan laga. Di sini, waktu seolah kehilangan taringnya. Di tengah kepulan asap kopi dan hening yang mencekam, para pria duduk bersimpuh, tenggelam dalam adu strategi yang menguras otak.

Di jantung keriuhan ini, ada Budi (57). Sambil menyeduh kopi pesanan pelanggan dengan lihai, matanya tak pernah benar-benar lepas dari papan catur.

Ia adalah sang multitasker sejati; tangan kanannya meracik kafein, sementara pikirannya sedang membedah langkah lawan. Bagi Budi dan kawan-kawan, trotoar ini bukan sekadar jalan lewat, melainkan panggung tempat harga diri dipertaruhkan lewat satu kata: "Skakmat!"

Lahir dari Hobi

Bagi Budi, trotoar Juanda, Bogor adalah rumah kedua. Ia telah berada di sana jauh sebelum kerumunan catur ini menjadi pemandangan rutin bagi warga Bogor.

"Awalnya memang hampir 3 tahun lebih sih ya, 3 tahun lebih," ungkap Budi saat ditemui di trotoar Jalan Ir. Haji Juanda, Bogor, Selasa (14/4/2026).

Anggota dari komunitas pencita catur bernama "Gajah Juanda".tengah adu strategi di Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/ Tsabita Aulia)
Anggota dari komunitas pencita catur bernama "Gajah Juanda".tengah adu strategi di Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/ Tsabita Aulia)

Komunitas ini dinamai "Gajah Juanda", sebuah penghormatan bagi lokasi tempat mereka berpijak. Meski terlihat santai dan informal, Gajah Juanda bukanlah sekadar perkumpulan tanpa arah.

Di bawah kepemimpinan seorang mantan karyawan Departemen Kehutanan bernama Adon, komunitas ini bertransformasi menjadi organisasi resmi.

"Kita punya legal ini ya, kita bikin AD/ART dikasih ke Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) Bogor. Akhirnya sekarang ini kita memang sudah resmi menjadi bagian organisasi catur yang ada di Kota Bogor," ujar Budi dengan nada bangganya.

Tempat Meleburnya Strata Sosial

Salah satu sisi paling menarik dari Gajah Juanda adalah bagaimana papan catur menjadi alat pemersatu yang ampuh. Di atas trotoar, status sosial menguap begitu saja.

Seorang driver ojek online yang baru saja menyelesaikan orderan bisa saja sedang "skakmat" oleh seorang pensiunan atau karyawan bank yang telah usai bekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

News | Senin, 13 April 2026 | 19:36 WIB

Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun

Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 10:40 WIB

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor

Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 18:13 WIB

Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD

Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD

Sport | Senin, 06 April 2026 | 12:49 WIB

Terkini

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB