Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 15 April 2026 | 11:55 WIB
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
Potret Praktik Pengelolaan Sampah Secara Open Dumping (Pexels/Mumtahina Tanni)

Suara.com - Pemerintah Makassar Raya mempercepat pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Listrik (PSEL) sebagai upaya untuk mengatasi persoalan sampah. Seperti diketahui, pengelolaan sampah di Indonesia masih tergolong rendah. Data terbaru Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), menunjukkan bahwa hanya sekitar 25 persen sampah yang berhasil terkelola.

Dilansir dari KLH/BPLH (14/4/2026), langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar dalam sistem pengelolaan sampah. PSEL diharapkan mendorong sistem yang lebih modern,terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi salah satu solusi atas persoalan sampah nasional. 

Transformasi Teknologi : Dari Dari Darurat Sampah Menuju Energi Bersih 

Sebanyak 63 persen Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) masih menggunakan sistem open dumping, yakni metode pembuangan sampah secara terbuka tanpa pemilahan atau penutupan tanah, sebagaimana dikutip oleh Waste4change (14/4/2026).

 Praktik ini berisiko mencemari lingkungan karena limbah dibiarkan menumpuk di area terbuka. Selain itu, open dumping juga dapat mencemari air dan tanah melalui air lindi yang mengalir dari tumpukan limbah. 

Untuk mengatasi hal tersebut, PSEL dinilai sebagai solusi yang lebih efektif. Menteri Lingkungan Hidup/ Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa pembangunan PSEL merupakan solusi efektif dalam mengelola limbah. 

“Dengan timbulan sampah yang mencapai hampir 2.000 ton per hari di Makassar  Raya, pendekatan waste to energy menjadi solusi efektif untuk mengurangi beban TPA sekaligus menghasilkan energi bersih,” ucapnya.  

Kolaborasi Kunci Sistem Pengelolaan Sampah

Pembangunan proyek besar seperti PSEL membutuhkan kolaborasi yang baik dari pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya terlihat pada kerja sama pembangunan PSEL di Kota Makassar, Gowa, dan Kabupaten Maros yang didukung pemerintah Provinsi dan daerah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). 

baca juga

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa PSEL tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur, tetapi juga sebagai upaya kolektif dalam membangun ekosistem lingkungan yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga membantu meminimalkan hambatan birokrasi dan pendanaan. 

Selain itu, keterlibatan berbagai pihak memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan regulasi hingga kesiapan teknologi. Ke depannya, diharapkan semakin banyak PSEL di berbagai wilayah Indonesia. Untuk mewujudkannya, diperlukan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kebijakan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Edukasi, Ini Strategi Kertabumi Ubah Cara Warga Kelola Sampah

Tak Cuma Edukasi, Ini Strategi Kertabumi Ubah Cara Warga Kelola Sampah

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 16:55 WIB

Gen Z Mulai Pilih Baju dengan Nilai, Bisakah Ini Tekan Limbah Fashion?

Gen Z Mulai Pilih Baju dengan Nilai, Bisakah Ini Tekan Limbah Fashion?

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 16:55 WIB

Langkah Kecil Berdampak Besar: Ibu Dewi, Kartini Masa Kini yang Menebar Manfaat untuk Lingkungan

Langkah Kecil Berdampak Besar: Ibu Dewi, Kartini Masa Kini yang Menebar Manfaat untuk Lingkungan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:22 WIB

Terkini

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Sport | Senin, 07 September 2026 | 22:16 WIB

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

News | Senin, 07 September 2026 | 22:12 WIB

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 22:04 WIB

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

News | Senin, 07 September 2026 | 21:58 WIB

×