Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
ILUSTRASI Mortir Hizbullah (istimewa)
baca 10 detik
  • Hizbullah menolak pertemuan Lebanon-Israel di Washington karena menganggapnya sebagai taktik pelucutan senjata.

  • Naim Qassem memilih melanjutkan perlawanan fisik daripada berunding saat Israel terus membombardir Lebanon.

  • Konflik telah menyebabkan ribuan korban jiwa dan jutaan warga Lebanon terpaksa mengungsi.

Suara.com - Hizbullah secara resmi menutup pintu dialog terkait rencana pertemuan antara pemerintah Lebanon dan Israel yang dijadwalkan berlangsung di Washington DC.

Langkah ini diambil karena agenda utama pertemuan tersebut dianggap hanya menjadi alat politik untuk memaksa Hizbullah menyerahkan seluruh kekuatan militernya.

Dikutip dari Al Jazeera, Naim Qassem menegaskan bahwa perundingan ini tidak memiliki urgensi di tengah intensitas serangan udara Israel yang justru semakin mengganas.

Wilayah penyerbuan Hizbullah di Israel utara. [ANTARA/Anadolu/py/am]
Wilayah penyerbuan Hizbullah di Israel utara. [ANTARA/Anadolu/py/am]

Sikap keras ini menunjukkan bahwa Hizbullah lebih memilih konfrontasi fisik di lapangan daripada terjebak dalam skema diplomasi Amerika Serikat.

Penolakan ini memicu ketegangan baru bagi kedaulatan Lebanon yang saat ini berada di antara tekanan militer dan tuntutan perdamaian internasional.

Naim Qassem memandang kehadiran delegasi Lebanon dalam pertemuan tersebut sebagai tindakan yang merugikan posisi pertahanan nasional mereka sendiri.

Ia menyebut bahwa target utama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam meja perundingan hanyalah melemahkan posisi tawar Hizbullah.

"Israel dengan jelas menyatakan bahwa tujuan negosiasi ini adalah untuk melucuti senjata Hizbullah, seperti yang berulang kali dinyatakan oleh (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu. Jadi, bagaimana mungkin Anda pergi ke negosiasi yang tujuannya sudah jelas?" kata Qassem.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kepada pemerintah Lebanon untuk membatalkan keterlibatan mereka dalam agenda di Amerika Serikat tersebut.

baca juga

Qassem meminta otoritas negara untuk menunjukkan keberanian moral dengan tidak memenuhi undangan yang dirancang oleh sekutu utama Israel itu.

Sinyal Perlawanan dari Medan Perang

Eskalasi yang terjadi saat ini membuat Hizbullah yakin bahwa meja diplomasi bukan solusi efektif untuk menghentikan kekejaman di perbatasan.

Bagi kelompok ini, setiap upaya pembicaraan yang dilakukan saat bom masih jatuh di pemukiman warga adalah sebuah kesia-siaan.

"Upaya sia-sia," kata Qassem menambahkan bahwa pasukan Israel mengintensifkan serangan mereka terhadap Lebanon.

Hal ini merujuk pada realita di lapangan di mana jet tempur Israel terus menyasar berbagai titik strategis dan pemukiman di wilayah Lebanon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×