Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Arif Budi

Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. (Instagram/@giorgiameloni)
baca 10 detik
  • Perdana Menteri Giorgia Meloni menghentikan perpanjangan otomatis kerja sama pertahanan Italia dengan Israel akibat meningkatnya ketegangan diplomatik saat ini.
  • Keputusan tersebut diambil menyusul insiden penembakan pasukan Israel terhadap konvoi penjaga perdamaian PBB asal Italia di wilayah Lebanon.
  • Pihak Israel menyatakan bahwa kebijakan penangguhan ini tidak berdampak signifikan terhadap keamanan negara maupun hubungan kerja sama mereka.

Suara.com - Pemerintah Italia memutuskan untuk menghentikan perpanjangan otomatis kerja sama pertahanan dengan Israel di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.

Langkah ini diambil setelah insiden yang melibatkan pasukan penjaga perdamaian PBB asal Italia di Lebanon.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni menyampaikan keputusan tersebut dalam sebuah acara di Verona.

Ia menegaskan bahwa situasi terkini menjadi alasan utama kebijakan tersebut.

"Mengingat situasi saat ini, pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel," ujar Giorgia Meloni dikutip dari Euronews.

Kesepakatan yang disetujui sejak 2006 itu mencakup berbagai aspek, mulai dari kerja sama industri pertahanan, pelatihan militer, hingga pengembangan teknologi dan riset.

Perjanjian tersebut biasanya ditinjau setiap lima tahun.

Di sisi lain, Israel merespons santai keputusan Italia. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Oren Marmorstein menyebut langkah tersebut tidak berdampak signifikan.

"Kami tidak memiliki perjanjian keamanan dengan Italia," katanya.

baca juga

"Kami memiliki nota kesepahaman dari bertahun-tahun yang lalu yang tidak pernah berisi isi substantif apa pun. Ini tidak akan memengaruhi keamanan Israel," tambahnya.

Hubungan kedua negara memang memanas dalam beberapa waktu terakhir. Italia sebelumnya menuding pasukan Israel melepaskan tembakan peringatan ke arah konvoi penjaga perdamaian PBB asal Italia di Lebanon.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut memicu protes keras dari Roma.

Italia bahkan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan keberatan resmi.

Sebaliknya, Israel juga memanggil duta besar Italia setelah pernyataan keras dari Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani yang mengecam serangan terhadap warga sipil di Lebanon.

Tajani sendiri berada di Beirut untuk bertemu Presiden Lebanon, Joseph Aoun dan Menteri Luar Negeri Youssef Raggi.

Ia menegaskan kehadirannya sebagai bentuk solidaritas Italia terhadap warga sipil yang terdampak konflik.

Situasi ini memperlihatkan meningkatnya ketegangan diplomatik di tengah konflik kawasan yang belum menunjukkan tanda mereda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×