Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 15 April 2026 | 12:19 WIB
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Wamenhut Rohmat Marzuki menegaskan pelarangan praktik gajah tunggang pariwisata demi melindungi populasi dan kesejahteraan satwa di Indonesia.
  • Pemerintah segera menerbitkan Instruksi Presiden terkait penyelamatan habitat serta populasi gajah di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
  • Wisatawan tetap dapat berinteraksi melalui kegiatan etis seperti memberi makan, memandikan, dan berfoto bersama gajah tanpa menungganginya.

Suara.com - Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan komitmen pemerintah dalam menghapuskan praktik gajah tunggang untuk kepentingan pariwisata di Indonesia. 

Kebijakan ini diambil sebagai langkah nyata untuk melindungi populasi, menjamin keselamatan, serta meningkatkan standar kesejahteraan satwa (animal welfare).

Hal itu disampaikan Rohmat Marzuki dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (15/4/2026).

“Kebijakan ini diambil dalam rangka untuk melindungi populasi dari gajah, kemudian juga keselamatan dari gajah, termasuk juga animal welfare atau kesejahteraan dari gajah,” ujar Rohmat di hadapan anggota dewan.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan pelarangan ini merupakan bagian dari keseriusan Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Dalam waktu dekat, Presiden dijadwalkan akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) khusus mengenai penyelamatan populasi dan habitat gajah, baik di Sumatera maupun Kalimantan.

Langkah berani Indonesia yang melarang secara total aktivitas menunggangi gajah untuk kebutuhan wisata ini, menurut Rohmat, telah menuai apresiasi luas.

“Kebijakan untuk larangan gajah tunggang ini mendapatkan respons yang positif dan dukungan dari publik nasional maupun internasional, karena Indonesia termasuk salah satu yang sudah secara total melarang gajah tunggang untuk kebutuhan wisata,” tuturnya.

Meski melarang aktivitas menunggangi gajah, Wamenhut memastikan bahwa sektor pariwisata tetap bisa berjalan melalui konsep wisata alam yang lebih etis. 

baca juga

Gajah tetap bisa menjadi daya tarik wisata tanpa harus dieksploitasi fisiknya sebagai tunggangan.

“Gajah tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk wisata dalam artian atraksi untuk memberikan makan gajah, memandikan gajah, atau kemudian berfoto bersama gajah. Jadi ada bentuk-bentuk wisata alam yang bukan menunggangi gajah,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Rapat Kerja Komisi IV, Selasa (14/4) kemarin, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sudah menyatakan, bahwa kebijakan pelarangan gajah tunggang akan diperkuat dengan Inpres yang akan segera diterbitkan.

"Salah satu bentuk keseriusan pemerintah adalah Bapak Presiden Prabowo Subianto akan menerbitkan Inpres atau Instruksi Presiden terkait penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatera dan Kalimantan. Sudah diparaf oleh beberapa menteri, insyaAllah segera akan terbit Inpres ini," kata Raja Juli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Istanbul yang Dinamis hingga Antalya yang Hangat: Intip Wajah Wisata Turki Tahun Ini

Dari Istanbul yang Dinamis hingga Antalya yang Hangat: Intip Wajah Wisata Turki Tahun Ini

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 14:31 WIB

Wisata Spiritual di Jakarta: Dari Tzu Chi hingga Taman Doa, Perjalanan Menenangkan di Tengah Kota

Wisata Spiritual di Jakarta: Dari Tzu Chi hingga Taman Doa, Perjalanan Menenangkan di Tengah Kota

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 09:50 WIB

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:32 WIB

Terkini

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

×