Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Bernadette Sariyem

Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
Puluhan siswa Palestina di desa Umm al-Khair, yang terletak di kawasan Masafer Yatta, Tepi Barat bagian selatan, ditembak gas air mata oleh Israel. [Middle East Monitor]
baca 10 detik
  • Pemukim ilegal Israel menutup akses jalan sekolah dengan kawat berduri di Umm al-Khair, Tepi Barat pada April 2026.
  • Sebanyak 55 siswa Palestina terpaksa mengikuti kegiatan belajar di alam terbuka setelah akses menuju sekolah mereka diblokade.
  • Pasukan Israel membubarkan protes warga dengan gas air mata, sehingga menghambat hak pendidikan bagi anak-anak di desa tersebut.

Suara.com - Puluhan siswa Palestina di desa Umm al-Khair, yang terletak di kawasan Masafer Yatta, Tepi Barat bagian selatan, dipaksa menelan pil pahit setelah akses satu-satunya menuju sekolah mereka ditutup secara paksa.

Bukan oleh bencana alam, melainkan oleh tindakan sepihak pemukim ilegal Israel yang memasang pagar kawat berduri di jalan utama.

Dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (15/4/2026), kondisi memprihatinkan ini memaksa anak-anak sekolah tersebut menggelar kelas di alam terbuka, tepat di pinggir jalan yang diblokade.

Di bawah terik matahari dan bayang-bayang intimidasi, mereka tetap berusaha menyerap ilmu meskipun sarana prasarana yang mereka miliki hanya beralaskan aspal dan debu jalanan.

Blokade di Pagi Buta dan Intervensi Militer

Menurut laporan dari warga lokal dan aktivis di Umm al-Khair, penutupan jalan tersebut dilakukan pada pagi hari saat anak-anak bersiap untuk berangkat sekolah.

Tindakan para pemukim ini membuat sekitar 55 siswa terputus aksesnya dari gedung sekolah mereka.

Menanggapi tindakan semena-mena tersebut, warga desa sempat menggelar aksi protes duduk sebagai bentuk tuntutan agar jalan segera dibuka kembali.

Namun, alih-alih mendapatkan solusi dari pihak berwenang, aksi damai tersebut justru direspons dengan kekerasan.

baca juga

Pasukan keamanan Israel yang tiba di lokasi dilaporkan menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa, termasuk anak-anak yang berada di lokasi tersebut.

Paparan gas air mata ini menambah trauma fisik dan psikologis bagi para pelajar yang hanya ingin menuntut hak dasar mereka.

Seorang aktivis Palestina sekaligus guru, Tareq al-Hazzalin, menyatakan bahwa penutupan jalan oleh para pemukim ini merupakan bagian dari skema yang lebih besar untuk menekan warga Palestina.

“Kami telah memberi tahu polisi, tetapi tidak ada tindakan yang diambil,” ungkap Tareq al-Hazzalin saat menjelaskan ketidakberdayaan warga di hadapan hukum yang dianggap tebang pilih.

Ia menambahkan, insiden ini bukan sekadar penutupan jalan biasa, melainkan bagian dari praktik sistematis yang membatasi hak anak-anak atas pendidikan.

Di desa yang dihuni oleh sekitar 300 orang tersebut, 55 siswa kini kehilangan akses pendidikan formal yang stabil. Tekanan-tekanan ini pun berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari seluruh warga desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:46 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:16 WIB

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:17 WIB

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:15 WIB

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:13 WIB

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

News | Minggu, 01 November 2026 | 14:05 WIB

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:00 WIB

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 13:59 WIB

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 13:58 WIB

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

4 Lipstik Implora Paling Waterproof dan Smudgeproof, Harga Mulai Rp23 Ribuan

4 Lipstik Implora Paling Waterproof dan Smudgeproof, Harga Mulai Rp23 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

Syarat Bikin KK Sendiri Belum Menikah, Simak Ketentuan dan Cara Mengurusnya

Syarat Bikin KK Sendiri Belum Menikah, Simak Ketentuan dan Cara Mengurusnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:52 WIB

×