Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau langsung penanganan siswa yang terdampak dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
  • Pemprov DKI Jakarta menetapkan status siaga Kejadian Luar Biasa pasca keracunan makanan puluhan siswa di Duren Sawit.
  • Dinas Kesehatan menginstruksikan percepatan respons medis serta pengawasan ketat terhadap seluruh rantai pasok program makan bergizi.
  • Puskesmas dan rumah sakit di Jakarta wajib membentuk tim gerak cepat untuk penanganan kasus secara real-time.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meningkatkan status kesiapsiagaan jajarannya menghadapi ancaman Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan. Langkah ini diambil menyusul insiden memilukan yang menimpa puluhan siswa di Duren Sawit, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menegaskan bahwa kecepatan respons tim medis dan ketepatan prosedur di lapangan kini menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap fasilitas kesehatan mampu mendeteksi dini dan menangani kasus keracunan secara masif.

Insiden keracunan yang diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Duren Sawit menjadi tamparan keras bagi otoritas kesehatan. Tercatat sedikitnya 72 orang tumbang usai mengonsumsi hidangan tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni, menyatakan bahwa program MBG memiliki tanggung jawab moral yang besar karena menyangkut masa depan generasi muda.

"MBG bukan sekadar memberi makan anak-anak, tetapi kita sedang menjaga masa depan bangsa. Satu kelalaian saja dalam proses penyiapan makan akan berujung di ruang perawatan, bahkan kematian," tegas Sri dalam seminar daring, Rabu (15/4/2026), dikutip dari ANTARA.

Pengawasan Ketat dari Hulu ke Hilir

Pemprov DKI menyoroti pentingnya menjaga integritas rantai pangan. Kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan saat korban sudah jatuh, tetapi dimulai dari pengawasan ketat terhadap bahan baku.

Rantai penyiapan pangan yang menjadi fokus meliputi:

  • Pemilihan bahan segar: Memastikan bahan baku bebas kontaminan.
  • Proses pengolahan: Standar higienitas di dapur umum.
  • Penyimpanan dan Distribusi: Menjaga suhu dan kebersihan selama perjalanan menuju sekolah.
  • Deteksi Dini: Investigasi epidemiologi cepat jika ditemukan gejala serupa pada lebih dari dua orang.

Setiap puskesmas dan rumah sakit di Jakarta kini diinstruksikan untuk memiliki tim gerak cepat yang mampu melakukan pelaporan secara tepat waktu (real-time). Dinkes berharap koordinasi antar-instansi, khususnya bidang kesehatan dan pendidikan, semakin solid agar insiden serupa tidak terulang kembali.

"Kesiapsiagaan tim pada saat kejadian merupakan faktor terpenting dalam sistem kewaspadaan dan respons terhadap KLB," pungkas Sri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Motor Listrik dengan Spek Lebih Oke dari Motor Listrik MBG, Harga Lebih Murah Cuma Seperlimanya

5 Motor Listrik dengan Spek Lebih Oke dari Motor Listrik MBG, Harga Lebih Murah Cuma Seperlimanya

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 18:00 WIB

KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo

KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 15:18 WIB

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Terkini

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB