Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Redaksi | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)
  • Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengajak masyarakat sipil bersatu demi mendukung stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Ketua Umum Relawan All Cipayung David Pajung menolak opini Saiful Mujani terkait pemakzulan Presiden karena tidak memiliki dasar konstitusi.
  • Pemerintah memerlukan sinergi seluruh elemen bangsa untuk menghadapi tantangan krisis global dan menjaga daya beli masyarakat Indonesia sekarang.

Suara.com - Seruan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad agar seluruh elemen masyarakat sipil untuk menjalin persatuan nasional, mendapat tanggapan positif.

David Pajung, Ketua Umum Relawan All Cipayung Prabowo-Gibran, mengatakan seruan Dasco itu relevan untuk situasi saat ini, di mana banyak propaganda hitam berkedok kritik dilontarkan kepada pemerintah.

Dia mencontohkan, pernyataan yang dilontarkan pengamat politik Saiful Mujani tentang penggulingan Presiden Prabowo Subianto berpotensi memecah belah masyarakat yang kini justru sedang berjuang menghadapi krisis global.

"Benar kata Dasco, persatuan seluruh elemen bangsa jauh lebih krusial dibandingkan melontarkan opini yang memicu disharmoni sosial. Terlebih lagi, tantangan yang dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini sangat kompleks, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga energi dunia," kata David, dikutip hari Rabu (15/4/2026).

Kritik David Pajung ini muncul sebagai respons atas opini Saiful Mujani yang dianggap menyuarakan ajakan kepada masyarakat untuk menjatuhkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

David, yang juga merupakan alumni Lemhannas RI dan aktivis '98, menyayangkan sikap seorang akademisi yang justru memberikan opini yang ia sebut sebagai "opini jalanan" di ruang publik tanpa landasan hukum yang jelas.

David menegaskan, tuduhan atau narasi pemakzulan tersebut tidak memiliki dasar konstitusi yang kuat dan jauh dari kaidah akademis yang objektif.

Ia menilai, tidak ada parameter pelanggaran konstitusi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo yang dapat dijadikan dasar hukum untuk melakukan pemakzulan.

“Pernyataan Saiful Mujani menggambarkan dia tidak paham konstitusi. Sebagai akademisi, seharusnya memberikan pendidikan politik yang benar, bukan justru merepresentasikan opini partisan yang memicu polemik,” tegas David.

Beri pemerintah kesempatan

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, secara terbuka melayangkan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat sipil untuk kembali merapatkan barisan dalam bingkai persatuan nasional.

Dasco menekankan, tantangan bangsa ke depan memerlukan aksi nyata, bukan sekadar perdebatan tanpa arah.

Ia menyoroti bagaimana energi masyarakat seringkali terkuras untuk hal-hal yang bersifat retoris namun minim substansi.

"Kita perlu persatuan nasional dan sumbangsih yang bukan omon-omon. Itu yang kita minta kepada kawan-kawan masyarakat sipil sekalian," kata Dasco.

Istilah "omon-omon" yang sempat populer kembali digunakan Dasco untuk mengingatkan bahwa kritik yang sehat harus dibarengi dengan solusi atau kontribusi positif.

Baginya, sumbangsih nyata dari masyarakat sipil, baik itu berupa ide profesional, partisipasi pembangunan, maupun kontrol sosial yang obyektif, jauh lebih berharga daripada sekadar narasi kosong di ruang publik.

Degradasi Komunikasi di Media Sosial

Salah satu poin paling tajam yang menjadi sorotan Dasco adalah kondisi kesehatan komunikasi di platform digital.

Sebagai tokoh yang mengamati lanskap sosiopolitik, ia melihat adanya pergeseran fungsi media sosial dari ruang edukasi dan demokrasi menjadi medan pertempuran ego yang destruktif.

Dasco melihat ada kecenderungan masyarakat sipil saat ini berada dalam kondisi yang tidak sehat, di mana polarisasi justru semakin dipelihara melalui ujaran kebencian.

Kebebasan berpendapat yang merupakan amanat reformasi, menurutnya, kerap disalahgunakan untuk menjatuhkan pihak lain tanpa argumen yang konstruktif.

"Karena pada hari ini masyarakat sipil kita tidak kompak, masyarakat sipil kita satu sama lain saling mencaci, satu sama lain saling mempertanyakan kebijakan pemerintah dengan tidak sehat, di medsos itu saya lihat sudah tidak sehat," kata dia.

Kondisi "tidak sehat" ini merujuk pada maraknya kritik yang tidak berlandaskan pada data, melainkan hanya pada sentimen personal atau kepentingan kelompok tertentu.

Dasco khawatir, jika budaya caci maki ini terus berlanjut, substansi dari kebijakan publik yang sedang diperjuangkan pemerintah justru akan terkaburkan oleh kebisingan digital (digital noise) yang tidak produktif.

Sebagai salah satu pilar utama dalam koalisi pemerintahan, Dasco menegaskan bahwa visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menyejahterakan rakyat Indonesia adalah misi raksasa yang tidak mungkin dijalankan sendiri oleh pemerintah.

Stabilitas politik dan dukungan moral dari rakyat adalah variabel kunci yang tidak bisa ditawar.

Ia menegaskan, di tengah tantangan global yang semakin kompleks—mulai dari krisis energi hingga ketegangan geopolitik—Indonesia membutuhkan nakhoda yang didukung penuh oleh awak kapal yang kompak.

Sinergi antara negara dan rakyat adalah syarat mutlak agar janji-janji politik dapat terealisasi menjadi kebijakan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

"Kalau kita tanya, Prabowo hanya perlu satu persatuan nasional baik dalam mengkritisi, baik dalam memberikan ide maupun kemudian sumbangsih yang nyata," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Diskusi HMPM: Kebebasan Sipil Disorot, Kasus Kekerasan dan Pernyataan Politik Picu Alarm Demokrasi

Diskusi HMPM: Kebebasan Sipil Disorot, Kasus Kekerasan dan Pernyataan Politik Picu Alarm Demokrasi

News | Senin, 13 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik

Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik

News | Senin, 13 April 2026 | 10:14 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:00 WIB

Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo

Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:49 WIB

Terkini

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:21 WIB

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:19 WIB

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:07 WIB

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:51 WIB

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:42 WIB

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:27 WIB

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:22 WIB

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:17 WIB