27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

Ruth Meliana

Kamis, 16 April 2026 | 14:48 WIB
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram.com/realdonaldtrump)

Suara.com - Isu tentang kondisi mental Donald Trump sempat menjadi perbincangan luas setelah muncul analisis dari sekitar 27 psikiater dan ahli kesehatan mental.

Mereka menyoroti perilaku Trump di ruang publik, mulai dari cara berbicara hingga sikapnya dalam berbagai situasi politik yang penuh kontroversi.

Analisis tersebut kemudian dikumpulkan dalam sebuah buku yang membahas apakah perilaku Trump bisa dikaitkan dengan gangguan psikologis tertentu.

Lalu sebenarnya, apa saja hasil penilaian 27 psikiater ini terhadap kondisi mental Donald Trump? Berikut penjelasan lengkapnya, disadur dari The Journal of the American Academy of Psychiatry and the Law.

Awal Mula Kontroversi Penilaian Psikiater terhadap Donald Trump

Salah satu pemicu utamanya adalah munculnya buku berjudul "The Dangerous Case of Donald Trump", yang berisi pandangan dari sekitar 27 hingga 28 psikiater dan ahli kesehatan mental.

Mereka mencoba membaca kondisi psikologis Trump berdasarkan rekaman perilaku, pernyataan publik, dan gaya kepemimpinannya, tanpa melakukan pemeriksaan langsung.

Banyak pihak, termasuk sebagian psikiater, menyoroti gaya komunikasi Trump yang dianggap kasar, sering memancing konflik, dan cenderung impulsif dalam berbicara di depan publik.

Dalam berbagai diskusi dan tulisan yang kemudian dihimpun dalam buku tersebut, para psikiater mengamati pola perilaku Trump dari berbagai sumber terbuka.

baca juga

Misalnya, pernyataan kontroversial terhadap negara lain, komentar yang dianggap merendahkan lawan politik, hingga cara merespons kritik yang sering kali emosional dan keras.

Dari pengamatan inilah muncul kekhawatiran bahwa perilaku tersebut bukan sekadar strategi politik, tetapi bisa mencerminkan adanya masalah dalam aspek psikologis.

Meski begitu, semua analisis tersebut tetap didasarkan pada observasi publik, bukan pemeriksaan medis langsung.

Hal ini pun sontak menuai kontroversi. Dalam dunia psikiatri terdapat aturan etika bernama Goldwater Rule, yang melarang dokter jiwa memberikan diagnosis terhadap tokoh publik tanpa pemeriksaan klinis.

Apa Kata 27 Psikiater terkait Kondisi Mental Donald Trump?

Dalam buku "The Dangerous Case of Donald Trump", para psikiater tidak memberikan satu kesimpulan tunggal yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

Terkini

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:28 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:23 WIB

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:19 WIB

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:16 WIB

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:12 WIB

×