Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 16 April 2026 | 16:21 WIB
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
osd hmt-itb [X/ipoopbase]

Suara.com - Belakangan ini, publik di Indonesia dihebohkan oleh viralnya sebuah lagu berjudul “Erika” yang dibawakan oleh mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Lagu tersebut menuai kontroversi karena liriknya dinilai tidak pantas dan mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan.

Di balik viralnya lagu tersebut, muncul istilah yang ikut menjadi sorotan, yaitu OSD HMT ITB. Banyak masyarakat yang kemudian bertanya-tanya, apa sebenarnya OSD HMT ITB? Bagaimana kaitannya dengan lagu “Erika”?

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan terupdate mengenai OSD HMT ITB, asal-usul lagu “Erika”, hingga klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Apa Itu OSD HMT ITB? Viral Lagu “Erika” dan Klarifikasi ITB Terbaru (instagram/osdhmtitb)
Apa Itu OSD HMT ITB? Viral Lagu “Erika” dan Klarifikasi ITB Terbaru (instagram/osdhmtitb)

Apa Itu OSD HMT ITB?

OSD HMT ITB merupakan singkatan dari Orkes Semi Dangdut Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung. Ini adalah sebuah unit kegiatan seni musik yang berada di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) ITB.

Secara historis, OSD HMT ITB bukanlah organisasi baru. Unit ini telah ada sejak sekitar tahun 1970-an dan menjadi bagian dari tradisi kegiatan mahasiswa di lingkungan jurusan teknik pertambangan ITB.

OSD dikenal sebagai wadah kreativitas mahasiswa, khususnya dalam bidang musik yang mengusung genre semi dangdut dengan sentuhan humor, satire, dan kehidupan mahasiswa. Lagu-lagu yang mereka bawakan biasanya mengangkat tema ringan seperti kehidupan kampus, percintaan, hingga dinamika sosial mahasiswa. 

Beberapa lagu yang pernah dibuat oleh OSD antara lain “Anissa”, “25 Karat”, dan yang paling dikenal saat ini, “Erika”.

Lagu “Erika” dan Awal Mula Viral

Lagu “Erika” sebenarnya bukan lagu baru. Berdasarkan informasi yang beredar, lagu ini diciptakan sekitar era 1980-an sebagai bagian dari karya OSD HMT ITB.

Namun, lagu tersebut kembali viral setelah video penampilannya beredar di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah mahasiswa menyanyikan lagu “Erika” di sebuah acara kampus.

baca juga

Masalah muncul karena lirik lagu tersebut dianggap mengandung unsur vulgar dan merendahkan perempuan. Beberapa bagian lirik dinilai tidak sesuai dengan norma kesusilaan dan sensitivitas sosial masa kini.

Viralnya lagu ini semakin memicu reaksi publik karena terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu pelecehan seksual di lingkungan kampus. 

Akibatnya, banyak pihak mengkritik keras konten lagu tersebut, bahkan mempertanyakan budaya organisasi mahasiswa di institusi pendidikan tinggi.

Klarifikasi HMT ITB dan Sikap Resmi

Menanggapi polemik yang berkembang, pihak Himpunan Mahasiswa Tambang ITB akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Dalam pernyataannya, HMT ITB menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keresahan yang ditimbulkan oleh beredarnya lagu tersebut. Mereka juga mengakui adanya kelalaian dalam menampilkan lagu lama tanpa mempertimbangkan perkembangan norma sosial saat ini.

Selain itu, beberapa langkah yang diambil oleh HMT ITB antara lain:

  • Menarik dan menghapus seluruh konten terkait lagu “Erika” dari platform resmi
  • Melakukan evaluasi internal terhadap kegiatan organisasi
  • Meninjau kembali standar dan pedoman konten agar sesuai dengan nilai etika dan akademik

HMT ITB juga menegaskan bahwa konten dalam lagu tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung oleh organisasi maupun institusi pendidikan. 

Klarifikasi dari Pihak ITB

Selain dari organisasi mahasiswa, pihak Institut Teknologi Bandung juga memberikan klarifikasi terkait kasus ini.
ITB menegaskan bahwa mereka tidak mentoleransi segala bentuk konten yang mengandung unsur pelecehan atau merendahkan pihak tertentu. Pihak kampus juga menyatakan akan melakukan pembinaan serta pengawasan lebih ketat terhadap kegiatan kemahasiswaan. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjaga nilai akademik, etika, dan budaya yang sehat di lingkungan kampus.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pencipta Lagu 'Erika' yang Dinyanyikan HMT ITB? Viral Karena Lirik Merendahkan Perempuan

Siapa Pencipta Lagu 'Erika' yang Dinyanyikan HMT ITB? Viral Karena Lirik Merendahkan Perempuan

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 11:00 WIB

Viral Lagu 'Erika' dari Mahasiswa Tambang ITB Dikecam karena Liriknya Mesum

Viral Lagu 'Erika' dari Mahasiswa Tambang ITB Dikecam karena Liriknya Mesum

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 13:01 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:41 WIB

Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia

Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:40 WIB

Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?

Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:39 WIB

5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet

5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:38 WIB

Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?

Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:35 WIB

Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram

Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:34 WIB

Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu

Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:31 WIB

Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah

Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:30 WIB

Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer

Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:29 WIB

Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan

Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:28 WIB

×