Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB
Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi
Serangan Israel ke Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Gencatan senjata Israel-Lebanon selama sepuluh hari telah resmi berlaku untuk menghentikan konflik bersenjata.

  • Kesepakatan ini bertujuan membuka ruang negosiasi menuju perdamaian permanen melalui mediasi Amerika Serikat.

  • Seluruh pihak terkait masih bersikap waspada sambil mengawasi implementasi penghentian serangan di lapangan.

Suara.com - Penghentian kontak senjata secara resmi antara militer Israel dan kelompok di Lebanon kini mulai dioperasikan secara penuh.

Langkah ini menjadi instrumen krusial untuk mendinginkan eskalasi militer yang meningkat tajam dalam satu bulan terakhir.

Dikutip dari CNN, gencatan senjata ini diharapkan tidak hanya menjadi jeda serangan tetapi juga pintu masuk bagi stabilitas kawasan.

Israel serang Lebanon (Antara)
Israel serang Lebanon (Antara)

Dunia internasional kini menyoroti efektivitas kesepakatan ini dalam meredam konfrontasi langsung di wilayah perbatasan kedaulatan.

Kesepakatan singkat ini menjadi ujian awal bagi komitmen jangka panjang kedua belah pihak dalam mengakhiri pertumpahan darah.

Pemberlakuan masa tenang ini secara resmi dimulai sejak tengah malam waktu setempat mengikuti jadwal koordinasi internasional.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menegaskan bahwa jeda sepuluh hari ini memiliki target diplomatik yang sangat spesifik.

Proses ini dirancang untuk memfasilitasi perundingan yang jujur demi mencapai kesepakatan keamanan serta perdamaian yang bersifat tetap.

"Dimaksudkan untuk memungkinkan negosiasi dengan itikad baik menuju perjanjian keamanan dan perdamaian permanen antara Israel dan Lebanon," kata Departemen Luar Negeri AS.

baca juga

Fokus utama saat ini adalah memastikan tidak ada provokasi baru yang dapat merusak kepercayaan di meja perundingan.

Respons Hizbullah dan Dinamika Politik Regional

Sikap kelompok Hizbullah terhadap kesepakatan ini masih menjadi perhatian utama para pengamat politik internasional dan intelijen.

Meski belum mengeluarkan pernyataan resmi organisasi, sinyal positif muncul dari perwakilan legislatif kelompok bersenjata tersebut di Lebanon.

Hizbullah mensyaratkan berhentinya agresi militer sebagai kunci utama ketaatan mereka terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlangsung.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Teheran mendekati jeda tersebut "dengan hati-hati" dan Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyebutnya "kompleks."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK

Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona

Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:30 WIB

Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie

Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:28 WIB

Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap

Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:27 WIB

Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru

Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:22 WIB

Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar

Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:21 WIB

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:13 WIB

Moisturizer Sariayu Mawar untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Manfaat dan Review Pembeli

Moisturizer Sariayu Mawar untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:10 WIB

Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe

Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:10 WIB

Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus

Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:08 WIB

×