TNI Berikan Penjelasan Resmi Terkait Gugurnya Seorang Anak dan Kontak Tembak dengan OPM di Papua

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 18 April 2026 | 10:27 WIB
TNI Berikan Penjelasan Resmi Terkait Gugurnya Seorang Anak dan Kontak Tembak dengan OPM di Papua
Komando Operasi (Koops) TNI Habema memberikan keterangan resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penembakan terhadap seorang anak di Papua. (Foto dok. TNI)
baca 10 detik
  • Koops TNI Habema mengklarifikasi bahwa dua insiden penembakan di Papua pada 14 April 2026 merupakan peristiwa berbeda dan tidak saling berkaitan.
  • Kontak tembak di Kampung Kembru menyebabkan empat anggota OPM meninggal dunia serta aparat berhasil mengamankan sejumlah senjata.
  • TNI mengklaim tidak ada prajuritnya di Kampung Jigiunggi saat seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak pada hari tersebut.

Suara.com - Komando Operasi (Koops) TNI Habema memberikan keterangan resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penembakan terhadap seorang anak di Papua.

TNI menegaskan bahwa terdapat dua insiden berbeda yang terjadi di lokasi yang berlainan pada 14 April 2026, sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai satu peristiwa yang berkaitan.

Klarifikasi ini disampaikan Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (18/4/2026) berdasarkan data yang dihimpun oleh aparat keamanan.

Wirya menjelaskan insiden pertama terjadi di Kampung Kembru, Papua.

Peristiwa ini bermula dari laporan masyarakat mengenai keberadaan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah tersebut. Merespons informasi itu, prajurit TNI melakukan patroli pengecekan.

Namun, setibanya di lokasi, tim TNI mendapatkan serangan tembakan dari kelompok bersenjata tersebut sehingga terjadi kontak tembak.

Dalam peristiwa ini, empat orang yang diidentifikasi sebagai anggota OPM dinyatakan meninggal dunia.

Aparat juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua pucuk senjata rakitan, satu pucuk senapan angin, amunisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm, selongsong peluru, busur dan anak panah, serta senjata tajam seperti parang, kapak, dan pedang.

Selain itu, ditemukan alat komunikasi (telepon genggam dan HT), bendera OPM, serta dokumen identitas pribadi.

baca juga

Di hari yang sama, insiden kedua dilaporkan terjadi di Kampung Jigiunggi.

Pihak TNI menerima laporan dari Kepala Kampung Venius Walia mengenai seorang warga, yang merupakan seorang anak, meninggal dunia akibat luka tembak.

TNI segera melakukan pengecekan untuk memastikan adanya korban tersebut. Hingga kekinian, proses pendalaman dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dari kejadian tragis tersebut.

TNI menyita barang bukti diduga milik anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto dok. Ist)
TNI menyita barang bukti diduga milik anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto dok. Ist)

Wirya memberikan penegasan terkait posisi TNI dalam insiden di Kampung Jigiunggi.

Menurutnya, tidak ada aktivitas yang dilakukan Prajurit TNU di Kampung Jigiunggi tersebut.

“TNI menegaskan bahwa tidak ada aktivitas prajurit TNI Kampung Jigiunggi, saat peristiwa penembakan terhadap anak tersebut, serta kedua peristiwa terjadi di lokasi dan waktu yang berbeda, dan tidak saling berkaitan”, tegas Wirya.

Ia juga mengklaim bahwa pihak TNI sangat mengedepankan integritas dalam menjalankan operasi di lapangan.

“TNI berkomitmen untuk bertindak profesional, transparan, dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB

Anggota TNI Pelaku Pemukulan Minta Maaf ke Zaskia Adya Mecca dan Anak di Persidangan

Anggota TNI Pelaku Pemukulan Minta Maaf ke Zaskia Adya Mecca dan Anak di Persidangan

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 12:05 WIB

Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum

Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:55 WIB

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×