Harga BBM Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik Hari Ini, DPR Beri Wanti-wanti

Ruth Meliana, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 18 April 2026 | 10:30 WIB
Harga BBM Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik Hari Ini, DPR Beri Wanti-wanti
Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • PT Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 18 April 2026.
  • Kenaikan harga BBM RON tinggi tersebut tidak berlaku pada jenis Pertalite dan Biosolar.
  • Komisi VI DPR RI meminta pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar dampak kenaikan BBM tidak membebani masyarakat.

Suara.com - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Kenaikan signifikan harga BBM ini memicu respons dari Komisi VI DPR RI yang meminta pemerintah melakukan langkah antisipatif agar dampak ekonomi tidak merembet ke kebutuhan dasar masyarakat.

Berdasarkan data dari situs Mypertamina, kenaikan terjadi pada jenis BBM dengan Research Octane Number (RON) tinggi. Harga Pertamax Turbo (RON 98) melonjak dari Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter. 

Kenaikan serupa juga terjadi pada Dexlite yang kini dibanderol Rp23.600 per liter dari sebelumnya Rp14.200, serta Pertamina DEX yang melesat dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax (RON 92) tetap di angka Rp12.300 per liter. Untuk BBM jenis subsidi dan penugasan, yakni Pertalite dan Biosolar, harganya tidak mengalami perubahan, masing-masing tetap di Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Merespons kebijakan tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menilai bahwa meski kenaikan tersebut merupakan dampak dari dinamika global, cara penyampaian kebijakan ini harus tetap diperhatikan agar tidak memicu kepanikan.

“Dalam situasi global dan tekanan terhadap sektor energi, kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM bisa menjadi opsi yang pada akhirnya harus diambil pemerintah. Namun, momentum dan komunikasi kebijakan ini perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kegelisahan publik,” ujar Rivqy kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Ia pun mendorong pemerintah untuk lebih transparan mengenai kondisi sektor energi nasional, mulai dari ketersediaan stok hingga beban subsidi.

“Kami meminta pemerintah menjelaskan secara komprehensif bagaimana kondisi sebenarnya sektor BBM kita saat ini. Ini penting agar masyarakat tidak hanya menerima kebijakan, tetapi juga memahami urgensinya,” lanjutnya.

Rivqy memberikan perhatian khusus pada dampak lanjutan dari kenaikan BBM RON tinggi ini. 

baca juga

Ia menegaskan bahwa karena jenis BBM yang naik bukan merupakan jenis yang umum digunakan untuk distribusi logistik barang pokok, maka seharusnya tidak ada alasan bagi harga pangan untuk ikut naik.

“Pemerintah perlu memastikan bahwa kenaikan ini tidak merembet ke harga-harga kebutuhan pokok. Stabilitas harga pangan dan barang penting lainnya harus tetap dijaga, sehingga daya beli masyarakat tidak tergerus,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah dan BUMN energi untuk memastikan kesiapan strategi dalam menjaga pasokan energi ke depan agar tetap stabil dan tidak terjadi kelangkaan di tengah penyesuaian harga ini.

Rivqy berharap pemerintah terus mengedepankan komunikasi publik yang transparan dan tetap berpihak pada perlindungan masyarakat kecil di tengah dinamika ekonomi global yang menekan sektor energi nasional.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Kenaikan ini berlaku untuk produk unggulan seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, dikutip dari laman Antara, Sabtu (18/4/206), harga Pertamax Turbo di wilayah DKI Jakarta melonjak signifikan menjadi Rp19.400 per liter, dari sebelumnya Rp13.100 per liter pada awal April 2026.

Sementara itu, Dexlite kini dibanderol Rp23.600 per liter, naik tajam dari Rp14.200 per liter. Adapun Pertamina Dex turut mengalami kenaikan menjadi Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500 per liter.

“Penyesuaian harga BBM umum ini dilakukan mengikuti formula harga dasar yang telah ditetapkan pemerintah,” tulis Pertamina dalam keterangan resminya.

Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di sejumlah provinsi lain dengan besaran yang bervariasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM RI Naik, Emas Antam Langsung Meroket

Harga BBM RI Naik, Emas Antam Langsung Meroket

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 10:17 WIB

Diam-diam Harga BBM RI Naik, Janji Manis Prabowo Hanya Kuat 17 Hari?

Diam-diam Harga BBM RI Naik, Janji Manis Prabowo Hanya Kuat 17 Hari?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 09:49 WIB

Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter

Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 09:14 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:49 WIB

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:48 WIB

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:22 WIB

×